https://www.batamnews.co.id

BP Batam: Kunjungan Wisman ke Batam Meningkat 200 Persen

Jumlah kunjungan wisman diperkirakan mengalami kenaikan 200 persen tahun ini. (Foto: Batamnews)

Batam - Pengelolaan sektor pariwisata di Batam masuk perhatian Badan Pengusahaan (BP) Batam saat ini. Di samping pengelolaan industri manufaktur dan investasi, industri jasa dinilai berkontribusi dalam perekonomian Batam.

Apalagi industri tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Kepala Sub Bagian Direktorat Humas BP Batam, Muhammad Taufan mengatakan jumlah kunjungan wisman diperkirakan mengalami kenaikan 200 persen tahun ini dibandingkan dengan jumlah kunjungan tahun lalu.

Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh data statistik per Mei 2019, di mana jumlah kunjungan wisman ke Batam mencapai angka 693.435 kunjungan. Wisatawan Singapura, Malaysia dan Tiongkok merajai kunjungan.

sumber: BPS

"BP Batam fokus ke sektor ini disamping pengembangan sektor lainnya, karena masuk kedalam sub bagian tugas BP Batam. Sebenarnya pengembangan sektor wisata oleh BP Batam sudah dari dulu dilakukan," kata dia, Sabtu (4/8).

Langkah pengelolaan wisata BP Batam menurut M. Taufan lebih cenderung pada wisata atraksi dan event skala international. Cara tersebut termasuk ampuh menarik dan menambah kunjungan wisman ke Batam. Pun, akan berpengaruh pada ketertarikan investor untuk berinvestasi.

"Ketika investor ingin berinvestasi di suatu negara, yang dilihat itu salah satunya adalah seberapa besar kunjungan wisatawannya ke negara itu," kata Taufan.

Taufan menambahkan promosi wisata melalui even tersebut dinilai lebih efektif ketimbang pengelolaan destinasi wisata alam dan wisata budaya karena membutuhkan waktu yang lama dan dana yang tidak sedikit.

"Kalau ada event, wisata dari Singapura dan Malaysia cukup langsung datang, meskipun dalam kunjungan singkat ke Batam," kata dia menegaskan.

Dikatakan Taufan, sekadar promosi saja tak cukup untuk menarik wisatawan berkunjung ke Batam. Pembangunan infrastruktur yang memadai, di antaranya rencana BP Batam membangun LRT di Batam dan perencaaan tata kota termasuk langkah keseriusan menggarap sektor jasa ini.

"Selain memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Batam sendiri, pembangunan LRT akan memberikan jaminan berstransportasi wisatawan bahwa trayek dan ongkosnya jelas," ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, BP Batam telah menggelar beberapa event besar berskala international seperti BP Batam Karnival, Batam Menari, Barelang Marathon dan sebagainya. Event-event besar ini dianggap BP Batam mampu menarik minat wisatawan ke Batam.

(mer)