Awas, Telat Makan Malam Tingkatkan Risiko Kanker Payudara dan Prostat

Awas, Telat Makan Malam Tingkatkan Risiko Kanker Payudara dan Prostat

Ilustrasi makan malam

Mimin

Batam - Telat makan malam ternyata berbahaya. Hal itu dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan prostat.

Hal itu berdasarkan penelitian para ahli di Barcelona Institute for Global Health. Mereka mengamati pola makan dan gaya hidup 3 kelompok.

Kelompok pasien kanker prostat 621 orang, kelompok pasien kanker payudara 1.205 orang dan kelompok kontrol 2.193 orang. Kelompok kontrol yaitu yang tidak memiliki kanker.

Hasilnya, waktu makan mempengaruhi kemampuan tubuh dalam memproses makanan. Hal ini seperti dilansir dari The Sun, dikutip dari liputan6.com pada Jumat (20/7/2018).

Mereka yang makan malam sebelum jam 9 atau dua jam sebelum tidur, 20 persen lebih terjaga dari kemungkinan berkembangnya penyakit.

Dalam studi yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer ini, 33 persen lebih rendah tingkat risiko terkena penyakit jika mereka makan lebih awal.

Kanker payudara dan prostat termasuk yang paling terkait dengan kerja sesi malam dan gangguan jam tubuh.

Sebelumnya, pencegahan kanker terfokus pada apa yang dimakan ketimbang kapan waktu makannya.

"Jika temuan ini dikonfirmasi, mereka memiliki implikasi yang mendalam pada rekomendasi waktu makan besar terakhir," kata pimpinan penelitian Prof. Manilis Kogevinas.

"Dampaknya bisa sangat penting dalam budaya seperti di Eropa selatan, di mana orang makan malam terlambat," tambah Kogevinas.

"Nampaknya, semua menunjukkan bahwa waktu tidur mempengaruhi kemampuan kita untuk memetabolisme makanan," ujar Dora Romaguera, salah satu peneliti studi tersebut.

Dia mengatakan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menambahkan data hewan yang menunjukkan implikasi mendalam untuk metabolisme pada makanan dan kesehatan.

(deb)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait