Batam Lebih Potensial jadi Kawasan Agrowisata

Wisatawan mengitari perkebunan kopi dengan menggunakan kendaraan ATV di Agrowisata Perkebunan Kopi Banaran, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Aditya Pradana Putra/Republika)

BATAMNEWS.CO.ID,Batam - Batam bisa dikembangkan menjadi kawasan Agrowisata. Ada 116 hektar lahan yang akan dimanfaatkan menjadi agrowisata.

Kepala staf presiden, Jenderal (Purn) Meoldoko mengatakan Agrowisata menjadi cara baru untuk mendatangkan wisatawan.

“Batam itu cukup potensi, karena saya dengar dari persentasi pak Dendy, ada 116 hektare lahan untuk Agrowsiata, ini jadi peluang,” ujar Moeldoko, di Gedung BP Batam, Senin (21/5/2018).

Menurutnya, Agrowisata bisa menarik para wisatawan mencanegara untuk ke Batam. Seperti Singapura, yang dapat berlibur ke Batam dengan menikmati tumbuhan dan hewan di kawasan Agrowisata nantinya.

“Kasih makan hewan, nah di negara mereka itu jarang, kalau pantai mungkin mereka sudah bosan, saya juga nilai daya tarik Batam untuk pariwisata sudah berkurang,” kata dia.

Namun menurutnya kualitas tanah Batam masih kurang untuk sektor pertanian. Kandungan mineral yang tinggi membuat tanaman sulit untuk tumbuh.

Moeldoko yang juga sebagai ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia menyampaikan tanah di Lingga sangat subur. Hal ini sangat membantu untuk kebutuhan sayur di Batam maupun Kepri.

“Saya melirik ke Lingga karena lihat sepintas tanah sangat bagus, Lingga dan Dabo memiliki sumber air terjun yang berlimpah,” jelasnya.

Akan tetapi budaya masyarakat di Lingga harus disadarkan untuk lebih tanggap kepada sektor pertanian.

Ia juga telah menurunkan tim dari Jakarta untuk kembangkan Lingga. Sehingga ia memastikan kebutuhan sayur di Batam dapat terpenuhi.

“Saat ini hasilnya cukup memuaskan, tinggal hanya menyadarkan masyarakatnya,” katanya.

(ret)

SHARE US :