https://www.batamnews.co.id

Senggolan Sepeda Motor di Jalan, Baku Pukul, Sumihar Lalu Meninggal

Ilustrasi

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Korban penganiayaan Sumihar Aritonang (30) akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat selamat lima hari di ICU Rumah Sakit Awal Bros, Batam, Kepulauan Riau, Senin (6/4/2015).

Warga Kavling Kamboja Blok NN Nomor 36 Kec. Sagulung, terluka di bagian kepala setelah terlibat perkelahian dengan seorang pengendara kendaraan bermotor pada Senin (30/3/2015) lalu.

Kronologi kejadian bermula saat Sumihar dan inisial R (pelaku) yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), bersenggolan ketika mengendarai sepeda motor dan terjadi cekcok yang berkepanjangan, bahkan mereka berdua menghentikan laju motornya.

Baku pukul tak terhindarkan tepat di depan minimarket Top Plus, berjarak sekira 20 meter dari Sekolah Harapan Utama di Jalan Laksamana Bintan Arah menuju simpang Gelael, Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau.

"Diduga karena bersenggolan saat bermotor, karena tidak ada yang mau mengalah, sehingga yerjadi perkelahian," kata AKP Riyanto, Kanit Reskrim Mapolsek Batam Kota di RSOB Sekupang, Senin (6/4/2015) malam.

Setelah terjadi baku pukul, Sumihar yang kalah fisik, mengalami luka di bagian kepala dan wajah, bahkan sempat tak sadarkan diri sebelum dibawa ke RS. Awal Bros.

Meskipun begitu, pelaku yang menghajar Sumihar, hingga tak sadarkan diri itu, sempat mengantarnya ke RS Awal Bros.

"Tapi pelaku tersebut sempat mengantarkan korban ke Rumah Sakit Awal Bros‎ (RSAB)," tambah Riyanto.

Setelah menghembuskan nafas terakhirnya di RSAB, jasad Sumihar pun di rujuk ke Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) Sekupang, Batam, Kepulauan Riau, untuk diautopsi.

Setelah dilakukan autopsi di RSOB, jasad Sumihar akan di bawa oleh sang istri ke kampung halamannya, di Medan, Sumatra Utara.

"Jasadnya akan saya bawa ke kampung halamannya hari ini Jam 11," kata Dar, istri Sumihar.

 

[alf]