https://www.batamnews.co.id

Buruh di Batam Ancam Mogok Kerja Pada 4 Mei

Demo buruh di acara May Day 2018 di Batam (Foto: Yogi/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Ribuan buruh Kota Batam mengancam mogok kerja pada Jumat (4/4/2018). Ancaman itu apabila besok Kamis (3/6/2018) SK Upah Minimun Sektoral (UMSK) Batam tidak diteken Gubernur Kepri. 

Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kepri Alfitoni mengatakan, hal itu berdasarkan respon Wali Kota Batam demo kemarin.

Ia berjanji akan mengundang Gubernur Kepri dan buruh untuk rapat membahas persoalan UMSK tersebut. 

"Jika UMSK juga tidak disahkan besok kita akan kembali turun ke jalan mogok daerah hari Jumat (4/5/2018) mendatang," ujarnya ketika dihubungi Batamnews.co.id.

Ia melanjutkan, mogok daerah ini maksudnya ribuan serikat akan melakukan aksi di depan Grha Batam Center. Ia mengakui hal itu tentunya akan mengganggu proses produksi perusahaan. 

"Hari ini kita masukan surat izinnya ke Polresta Barelang," ujarnya. 

Adanya ancaman PHK untuk anggota serikat yang melakukan demo, menurutnya tidak perlu dikhawatirkan. "Jika di PHK kita liat dulu alasannya seperti apa," katanya. 

Ia melanjutkan, jika aksi juga tidak direspon dengan baik, maka demo akan dilaksanakan terus menerus. "Kita tidak akan berhenti," ujarnya. 

(tan)