Penggerebekan Kampung Narkoba

Brigjen Arman Depari, Kapolda Kedua yang Berani Gerebek Kampung Aceh

Brigjen Arman Depari

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kapolda Brigjen Arman Depari adalah kapolda kedua yang berani menggerebek Kampung Aceh, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau, 1 April 2015.

Sebelumnya, pada 9 November 2008 penggerebekan juga dilakukan Kapolda Kepri Brigjen Indradi Tanos. Indradi bahkan menurunkan satu pleton personel ke kampung narkoba tersebut.

Subuh jajaran Polda Kepri ketika itu turun ke kampung tersebut bersama sejumlah personel Polisi Militer (POM) dan Provost Angkatan Laut. 

Indradi kala itu mengatakan wilayah tersebut masuk dalam zona merah narkoba. Indradi menggerebek kampung itu diawal ia menjabat. 

Tapi ia lantas dicopot tak berapa lama kemudian. Tak tahu sebabnya Indradi dicopot, namun informasi yang bereda Indradi dianggap tak profesional dalam menangani kasus bandar Narkoba Liem Piek Kiong alias Monas dengan nilai barang bukti Rp 50 miliar. Saat itu dia menjabat sebagai Direktur Narkoba Bareskrim.

Kasus ini menyeret istri Monas, Jenny Chandra alias Jat Lie alias Cece. Di pengadilan, Cece dihukum mati dengan tuduhan sebagai pemilik ekstasi.

Sedangkan status Monas sebagai pemilik ekstasi tidak dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik. Dalam BAP Monas hanya dikatakan sebagai pemakai sabu-sabu sebanyak 1,5 gram. Sehingga dia hanya dihukum 10 bulan penjara.

Arman Depari menjadi Kapolda Kepri pada 28 Agustus 2014 lalu. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim.

Saat baru menjabat di Kepri, Arman membuat berbagai gebrakan. Termasuk menumpas praktik-praktik ilegal penyelewengan solar subsidi dari SPBU. Pada saat itu bahan bakar minyak (BBM) sedang langka.

Kedatangan Arman membuat sejumlah penjahata ekonomi tersebut tiarap hingga kini. Ia juga menutup sejumlah tempat-tempat judi sejenis gelper. Puluhan lokasi gelper ia tutup dan segel. Meskipun beberapa bulan belakangan gelper kembali buka secara diam-diam.

 

[alf/snw]

SHARE US :