Bandara Busung Kelar, Target Wisatawan China Hingga 1 Juta Orang per Tahun ke Bintan
Turis asing di kawasan wisata Lagoi, Bintan (Foto: Harry/Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Bintan - PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) menargetkan kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Kabupaten Bintan bisa mencapai 1 juta orang per tahunnya.
Target itu akan direalisasikan jika Bandar Udara (Bandara) Bintan Aviation Investmen (BAI) atau Bandara Busung di Kabupaten Bintan beroperasi.
"Bandara Busung ditargetkan akan dioperasikan 2020 mendatang. Jadi mulai tahun itu juga kami targetkan akan mendatangkan 1 juta wisatawan Tiongkok ke Bintan," ujar Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab di Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, kemarin.
Rencana target 1 juta wisatawan Tiongkok itu sudah dimulai sejak adanya penerbangan langsung dari Bandara Tiongkok ke Bandara Raja Haji Fisabililah (RHF) Tanjungpinang. Ternyata antusias wisatawan dari negera itu sangat besar.
Dengan melihat besarnya antusias wisatawan Tiongkok itu, PT BRC juga terpacu untuk segera mempercepat pembangunan Bandara Busung. Untuk tahun ini, perusahaan pengelola Kawasan Pariwisata Lagoi ini baru saja menyelesaikan 1 izin baru untuk pelaksanaan pembangunan konstruksi.
"Kami yakin target itu akan tercapai. Sebab jumlah kedatangan wisatawan Tiongkok terus meningkat. Jadi untuk 1 juta wisatawan setiap tahunnya tidak ada kata tidak mungkin," ucapnya.
Selain menyediakan rute penerbangan, melalui ajang olahraga di Bintan (even sport tourism) ini juga akan menjadi daya tarik dalam mendatangkan wisatawan Tiongkok itu kesini. Khususnya Event Bintan Internasional Marathon (BIM) 2018 yang diselengarakan 15 Juli mendatang.
Dalam pelaksanaan BIM 2018 ini akan dihadirkan 5.000 peserta. Terdiri dari 2.000 peserta berasal dari Tingkok, 2.000 Singapura dan Mancanegara dan 1.000 peserta Indonesia. Lalu, wiasatawan lainnya yang akan menyaksikan even ini bisa mencapai 15.000-2.0000 orang.
"Event olahraga juga termasuk langkah lanjutan untuk menarik wisatawan. Dengan begitu, Bintan akan menjadi destinasi wisata kedua setelah Pulau Bali," katanya.
(ary)
Komentar Via Facebook :