https://www.batamnews.co.id

Duh, Kios Ilegal di Simpang Franky Dijual Senilai Rp 40 Juta

Kios ilegal yang dibangun di simpang Franky Batam Centre tampak masih dalam pembangunan, Kamis (26/3/2015). (Foto: Iskandar)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kios liar yang berdiri di buffer zone atau kawasan penyangga di simpang Franky Batam Centre, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau, diduga dijual senilai Rp 40 juta.

Seorang pedagang mengatakan, ia mendapat informasi kios dari pekerja yang membangun kios. “Kalau sewa Rp 1,5 juta per bulan,” ujar wanita tersebut kepada  batamnews.co.id Kamis (26/3/2015).

Belakangan petugas Satpol PP Kota Batam gencar menertibkan kios-kios liar di kawasan buffer zone. Sayangnya di lokasi tersebut, petugas Satpol PP belum beraksi.

Kepala Satpol PP Kota Batam Hendri mengatakan, sudah mengirimkan surat peringatan berupa SP 1.  “Kita sudah layangkan SP 1 pada mereka," ujar Hendri saat ditemui beberapa waktu lalu.

Menurut Hendri, penindakan yang dilakukan Satpol PP berdasarkan prosedur (SOP). 

Dari pantauan dilokasi kios tersebut masih terus melakukan pembangunan, pembangunan sudah mencapai tahan 80 persen. Luas bangunan ukuran 3x4.

Kios itu dibangun permanen dengan material bangunan berupa batako.

Beberapa petak kios sudah jadi, sedangkan sebagian sedang dalam proses pembangunan. Bahkan beberapa diantara sedang dalam proses pengecatan atau finishing.

Kios tersebut hanya berjarak beberapa meter dari badan jalan. Dahulunya lokasi tersebut adalah pepohonan atau wilayah hijau atau buffer zone. 

Beberapa waktu lalu, Satpol PP sempat menertibkan, namun belakangan pembangunan masih terus berjalan.

Pemandangan seperti ini tidak saja terjadi di simpang Franky Batam Centre, di Sekupang, aksi serupa juga terjadi.

Hanya saja lokasi yang berada di buffer zone di depan diler Yamaha Tiban McDermott, Kelurahan Tiban Indah, Sekupang. 

Lokasi kios dicor, sedangkan lapak-lapak pedagang dibuat dengan menggunakan tenda. 

 

[is]