Bayi dari Keluarga Miskin dan Tuna Rungu Akhirnya Meninggal Dunia di RSUD HM Sani

Bayi dari Keluarga Miskin dan Tuna Rungu Akhirnya Meninggal Dunia di RSUD HM Sani

Bayi dari pasangan suami istri tuna rungu tampak dikunjungi istri polisi (Foto: Batamnews)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Bayi dari pasangan suami istri yang menderita tuna rungu akhirnya meninggal dunia, saat dalam perawatan di RSUD H Muhammad Sani pada Kamis (1/2/2018) pagi. Sebelumnya bayi itu sempat dilarikan.

Bayi sebelumnya lahir tanpa bantuan para medis. Kedua orangtuanya berasal dari keluarga miskin dan tinggal jauh dair permukiman warga. 

Bayi malang dari keluarga tidak mampu dan penderita tunarungu tersebut belum sampai 24 jam dirawat di Rumah Sakit.

Penyebab kematian anak Tripena atau Teripah tersebut kerena kondisi kesehatan bayi yang terun menurun.

"Penyebabnya ketika bayi itu masuk sudah dalam keadaan infeksi yang berat. Keadaan umumnya juga menurun terus menurun menurut dokter yang menangani," ujar Direktur Utama RSUD HM Sani, Zulhadi Zulhadi.

Sebelumnya bayi Yohanes dirujuk pihak Puskesmas Moro dan tiba di RSUD pada Rabu (31/1/2018) siang kemarin.

Bayi malang itu langsung dirawat di ruang bayi berisiko tinggi dan ditangani dokter spesialis anak,"Bayi itu waktu datang langsung ditempatkan di ruang berisiko tinggi dan ditangani dokter spesialis anak," ucapnya.

Hingga saat ini, bayi tersebut masih berada di RSUD Muhammad Sani menunggu untuk dipulangkan untuk makamkan oleh keluarga.

(edo)

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :