https://www.batamnews.co.id

Wow! Dua Asisten Wanita Biksu Yo Chu Ikut Diamankan Polisi

Biksu Yo Chu tertunduk digiring aparat. (Foto: Kokorimba/ Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Oknum biksu, suhu Yo Chu Hi berjalan diapit dua anggota polisi di Bandara Hang Nadim, Batam usai ditangkap di Jakarta, Kamis (21/8/2017). Ia menjadi tersangka dugaan eksploitasi anak.

Yo Chu yang terlihat menggunakan topi hitam itu sesekali menunduk. Ia digelandang diikuti dua wanita yang disebut sebagai tangan kanannya.

Mereka diterbangkan dari Bandara  Halim Perdanakusuma Jakarta dengan menumpang maskapai Batik Air.

"Pelaku kita amankan bersama dua wanita yang disebut tangan kanannya sering bersama dengan tersangka disebuah hotel Ibis dikawasan Sunter Jakarta Utara," ujar Kasat Reskim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya.

Agung menuturkan,tersangka akan dijerat pasal eksploitasi anak dibawah umur dan pencabulan.

"Tersangka akan kita jerat pasal eksploitasi anak dibawah umur dan pencabulan," ucap Agung

Sementara dua perempuan itu berstatus sebagai saksi, sebab selalu ikut biksu Yo Chu kemana-mana.

"Dua perempuan itu merupakan saksi sebab selalu ikut Suhu kemana-mana," sebut Agung.

Kedatangan tersangka mendapat perhatian para penumpang yang ada di bandara karena saat tiba, sorotan kamera dari awak media yang sudah menanti sejak pukul 16.00 WIB.

Ia kemudian digiring ke dalam mobil tahanan Polresta Barelang yang sudah disiapkan untuk membawanya dari bandara menuju kantor polisi.

***

Usut Tuntas

Beberapa masyarakat Pasundan Kota Batam juga mendatangi Bandara Hang Nadim Batam untuk mendampingi penjemputan tersangka
Suhu (Biksu) Vihara Purnama Mahayana Yo Chu Hi alias Hendra 

Beberapa masyarakat dan tokoh Paguyuban Sunda mengucapkan terima kasih atas semua peranan kepolisian yang berhasil dan menangkap
Yo Chu Hi.

Ketua Paguyuban Sunda Dede Suparman meminta aparat bertindak tegas.

Mereka meminta kepada pihak kepolisian untuk menghukum berat Yo Chu Hi atas perbuatan terhadap 3 anak dibawah umur yang berasal dari Jawa Barat.

"Kita datang ke bandara untuk melihat wajah pelaku secara langsung yang sudah merusak tiga anak dibawah umur asal Jawa Barat dan kehadiran di Bandara Hang Nadim Batam untuk mengawal kepolisian penjemputan tersangka yakni Yo Chu Hi," ujar Dede.

Dede juga meminta pihak kepolisian untuk 
membongkar indikasi keterlibatan Yo Chu dalam sindikat trafficking

"Masyarakat Paguyuban berharap kasus ini harus benar benar pelaku dihukum seberat beratnya mengingat tersangka sudah merusak anak anak dibawa umur," katanya.

(jim)