Saat Dorong-dorongan, Seorang Anggota Satpol PP Mendadak Tumbang

Saat Dorong-dorongan, Seorang Anggota Satpol PP Mendadak Tumbang

Anggota Satpol PP yang lemas saat penggusuran Bukit Timur, Tanjunguma, Batam. (foto: istimewa/akun FB Syarifudin/Wajah Batam)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Eksekusi lahan dikampung Bukit Timur, Tanjung Uma, Lubuk Baja, Batam, batal dilaksanakan karena hujan deras tiba-tiba mengguyur Batam.

Hujan turun saat tim terpadu terlibat dorong-dorongan dengan warga. Tim terpadu langsung membubarkan diri.

Sementara itu, warga masih bertahan di posisi mereka meski hujan disertai angin. Mereka menyoraki Tim Terpadu yang balik kanan dan berlari-lari menghindari guyuran hujan.

Saat terjadi dorongan-dorongan dengan warga seorang Satpol PP bernama Adel pingsan. Ia lalu dibawa oleh rekan-rekannya keluar dari kerumunan.

Wanita itu berada di barisan paling depan, bersama dengan rekan-rekannya lain. Karena posisinya di tengah dan terhimpit, ia menjadi sesak nafas.

"Tadi anggota saya sakit asma, sesak nafas saat berdesak-desakan," ucap Kasi Penindakan, Imam Tohari.

Adel yang merupakan anggota Satpol PP angkatan 2014 langsung dibawa dan diberikan pertolongan. "Sekarang sudah pulih, itu karna sesak nafas aja," ucap Imam Tohari.

Syuzairi, Ketua Tim terpadu mengatakan eksekusi dibatalkan dan ditunda. Tapi secepatnya akan dilakukan eksekusi.

"Sekarang dibatalkan dulu, tapi secepatnya lahan ini akan dikosongkan," ucapnya.

Kemudian, ia juga berharap kepada pihak perusahaan untuk kembali melakukan pertemuan dengan warga sampai waktu eksekusi selanjutnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :