Cuaca Buruk, Kapal Patroli Lantamal IV Tunda Pencarian Korban TKI Tenggelam

Cuaca Buruk, Kapal Patroli Lantamal IV Tunda Pencarian Korban TKI Tenggelam

Proses evakuasi korban kapal tenggelam di perairan Malaysia (foto : ist/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kapal Patroli Lantamal IV menunda rencana pencarian 40 korban pengangkut kapal TKI ilegal yang tenggelam di perairan Tanjung Leman, Mersing, Johor Malaysia pada, Senin (23/1/2017).

Penundaan tersebut disebabkan faktor cuaca yang buruk dan arus gelombang laut yang tinggi.

"Kondisi cuaca yang buruk di perairan Tanjung Leman Mersing, Johor Bahru dan sekitarnya membuat pencarian Tim SAR mengalami hambatan dan kesulitan," ujar Danlatamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan kepada batamnews.co.id pada, Selasa (24/1/2017) pagi.

Irawan menambahkan, saat ini ketinggian ombak saat mencapai 2,5 sampai 3 meter yang disertai hujan lebat sejak Minggu malam.

Irawan menuturkan, speed/perahu pengangkut TKI Ilegal yang karam di perairan Tanjung Leman, Mersing, Johor Malaysia terjadi pada TW. 0124.0700 waktu Malaysia dan saat ini telah dilaksanakan pencarian lanjutan terhadap korban speed pengangkut TKI dengan area pencarian seluas 5 NM di sepanjang pantai lokasi kejadian.

Sambung Irawan, saat ini ada 2 orang korban yang selamat yakni Zainal Abidin (28) jenis kelamin Laki laki dan Siti Fatimah (20) jenis kelamin wanita yang berasal dari Surabaya.

Irawan mengatakan, saat ini kedua korban tersebut dirawat Tenggaroh Hospital, Mersing untuk menerima perawatan dan diduga masih ada korban selamat yang melarikan diri di hutan yang berada disekitar pantai dan masih dalam pencarian oleh pihak Kepolisian Mersing.

"Unsur dan Personel aparat dari Malaysia yang terlibat dalam pencarian korban TKI illegal berjumlah total 77 anggota SAR dari satuan kerjaAPMM, Polisi, Angkatan Tentara Malaysia (ATM), Angkatan Darat Malaysia, Angkatan Pertahanan Awam Malaysia, APM (Angkatan Pertahanan Sipil)," kata Irawan menambahkan.

 

(jim)