Geng Motor Batam

Biduan Golden View Dirampok dan Diseret ke Semak-semak 4 Remaja

Biduan Golden View Dirampok dan Diseret ke Semak-semak 4 Remaja

Ilustrasi

Batam - Aksi geng motor di Batam makin beringas. Mereka tak sekadar merampok, tetapi sempat hendak memperkosa korbannya.

Itulah yang dialami Neng Upi (39), wanita yang berprofesi sebagai penyanyi di restoran Golden View, Bengkong, Batam, Senin (2/2/2015) lalu.

Dia baru sempat melaporkan kejadian itu ke Polsek Sekupang pada Kamis (5/2/2015). Upi mengatakan, baru melaporkan kejadian itu karena seluruh tubuhnya sakit seusai diseret dan dirampok kawanan geng motor itu di semak-semak.   

Biduan di Golden View ini menuturkan, kejadian itu bermula ketika dia sedang jalan pulang ke rumahnya di Tiban dari arah Nagoya. Ketika melintas di Jl Gajah Mada, tepatnya di depan rumah makan Kak Dadut, dua remaja coba menghentikan motornya.

Kepada Upi, pemuda itu mengaku sepeda motornya mogok dan butuh bantuan agar ditarik sampai ke Tiban. Tanpa menaruh curiga, Upi membantu kedua remaja itu.

Lantaran tak ada tali untuk menarik motor itu, pelaku meminta agar Upi bersedia dibonceng di belakang, sedangkan yang mengendarai motornya adalah  pelaku.

Tawaran itu diterima korban. Dia pindah posisi ke belakang, sedangkan pelaku duduk di depan sambil mendorong motor rekannya menggunakan kaki kiri.

Ketika baru beberapa meter jalan, dua pemuda yang diduga rekan pelaku muncul dari arah belakang dan mendekati korban. Seorang di antaranya melompat dari motor, langsung memeluk Upi dan memintanya turun dari sepeda motor.  

"Saya disergap dari belakang. Mereka langsung memeluk saya, dan membawa saya mutar-mutar sekitar Southlink, lalu menyeret saya ke semak-semak," kata Upi saat membuat laporan di Polsek Sekupang.

Di tempat itu, para pelaku merampas dua gelang emas, dan sebuah jam tangan yang dibeli korban di Singapura. Tak puas mengambil harta korban, dua orang pelaku yang masih remaja sempat ingin memperkosa korban.

Upi berusaha melawan. Dia menolak melayani pemuda itu meski terus memaksa.

Wakapolsek Sekupang Iptu Syamsurizal Sani mengatakan, jajarannya hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap empat remaja yang diduga merampok dan melakukan perbuatan asusila terhadap korban.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Kasusnya pun saat ini sedang kita dalami," kata Syamsurizal.

 

[alv]