Ini Janji Kapolda Kepri Soal Kasus Pencurian BBM di MT Tabonangen 19

 Ini Janji Kapolda Kepri Soal Kasus Pencurian BBM di MT Tabonangen 19

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian. (foto: edo/batamnews)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Polda Kepri masih menyelidiki kasus pencurian barang bukti ribuan ton BBM di kapal tanker MT Tabonangen 19 yang dititipkan Kejaksaan Negeri Karimun kepada Bea Cukai Karimun. Polda Kepri mencari otak pelaku serta penyandang dana kegiatan tersebut.

Kasus pencurian itu sudah diambil alih Polda Kepri mengingat dua tempat kejadian perkara yakni soal tempat meledaknya kapal tangker Nona Tang II (kapal yang diduga menyedot BBM di Tabonangen 19) di lokasi Pelabuhan milik pengusaha Karto yang mengakibatkan satu pekerja tewas dan 3 luka berat.

Selain menyelidiki soal pencurian BBM itu, Polda Kepri juga menyoroti kasus pencemaran laut akibat tumpahan sisa minyak di MT Tabonangen 19.

Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian menyebutkan, MT Tabonangen sudah diisi dengan air laut dan saat ini kapal tanker tersebut sudah dalam posisi miring dan laut tercemar tumpahan BBM.

"Kapal Tabonangen 19 sudah diisi air laut kata penyidik dan isi BBM tersebut sudah berubah bukan minyak murni," ujar Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian kepada pewarta usai gelar ekpose kepada wartawan di ruang Rupatama Mapolda Kepri, Batubesar, Batam Selasa (13/12/2016) pagi.

"Kalau sudah tercemar, siapa tanggungjawab, sebab saat ini sudah mau masuk angin musim utara, ini harus dipikirkan semua stakeholder soal pencemaran laut di Kepri," ujar Sam.

Kapolda menambahkan, saat ini Andi pemilik Hotel GGi yang diduga terlibat dalam pencurian BBM tersebut masih DPO. Sedangkan 9 pelaku lapangan sudah diamankan.

"Kami akan tetap membuka kasus ini agar tidak ada kambing hitam serta cuci tangan antara sesama aparatur terkait kasus pencurian BBM senilai Rp 4 miliar tersebut," pungkasnya.

(jim)

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :