Keluarga Bawa Anak-anak Syafrida yang Tewas Dianiaya Suami ke Kampung

Keluarga Bawa Anak-anak Syafrida yang Tewas Dianiaya Suami ke Kampung

Erdawati (tengah), Ita (kanan) dan 3 anak Syafrida. (foto: edo/batamnews)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Dua anak dari Syafrida (40), wanota yang meninggal usai dianiaya oleh suaminya Syafrizal (43), akan dibawa oleh keluarga ke kampung halaman di Sumatra Barat, Sabtu (5/11/2016)

Keduanya yaitu Gea dan Meza, merupakan anak korban nomor 2 dan 3. Sementara anak pertama korban masih tinggal di Batam untuk menyelesaikan pendidikannya.

"Kami keluarga mau membawa anak Rida (korban), sekarang yang ikut anak nomor dua dan tiga. Kakaknya tinggal dulu di Batam untuk menyelesaikan sekolah, dia udah kelas 3 SMP," ujar Ita, kakak kandung Syafrida yang datang dari kampung halaman.

Keluarga korban yang datang dari kampung halaman setelah mendapat kabar dari polisi dan Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) yang ada di Batam.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan bapak Zalfirman selaku Ketua IKTD, kemudian kepada Pak Boy, Pak Emrizal, Adras dan yang lainnya, tidak bisa kami sebutkan, sekali lagi terima kasih kami ucapkan," ujar Erdawati, Ketua Bundo Kanduang IKTD Batam.

Pihak keluarga juga merasa sangat senang sekali, karena bisa bertemu dengan keluarga yang sudah belasan tahun tidak berjumpa. Syafrida disebut nyaris tidak diketahui kabarnya sejak merantau ke Batam.

"Kami akan merawat dan menyekolahkan anak adik kami ini. Maka mereka kami bawa ke kampung untuk melanjutkan pendidikannya," Kata Erdawati.

Keluarga juga meminta kepada polisi untuk memberikan hukuman yang setimpal kepada Syafrizal yang telah menganiaya Istrinya hingga tewas. "Kami serahkan kepada polisi, hukum sesuai dengan perbuatannya," ucap Erdawati.

(edo)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :