Kisah Miris Pelanggan PLN Batam Tak Sanggup Bayar Tagihan

Kisah Miris Pelanggan PLN Batam Tak Sanggup Bayar Tagihan

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Seorang netizen memposting kisah haru saat seseorang tak mampu membayar listrik karena tiada biaya, namun tetap diputus. Netizen dengan akun Pawon Mbok Moel menceritakan kisah sedih itu ke sebuah grup Facebook “Sorot Batam.”

Cerita itu dilaporkan seorang warga pada Kamis, 22 September 2016. Dalam cerita itu, seorang warga Batam yang tanpa ampun harus mengalami pemutusan aliran listrik bila telat membayar tagihan listrik.

Berikut kisah lengkapnya:

Harusnya semalam batas yg ditentukan PLN utk membayar tagihan listrik. Saya terlambat membayar dan dibentak2 petugasnya. Dan saya bergegas melunasinya karna semalam memang saya lupa.
Namun...

Ada kisah lain yg terjadi, dilokasi yg sama. Saya bertemu seorang ibu paruh baya.
Sebut saja Mawar, suaminya habis kontrak sejak beberapa bulan lalu karna banyaknya PHK diberbagai perusahaan Batam. 

Sejak saat itu mereka mencoba bertahan di Batam karna anaknya sdg sekolah di kelas 5 salah satu SD. Setidaknya menunggu sampai anaknya lulus SD. Untuk makan terpaksa menyicil menjual isi rmh yg bisa jadi uang. 

Hingga awal bln kemarin sudah terasa makin sempit. Puncaknya semalam harusnya membayar air dan PLN tp sudah mencoba berusaha namun tidak sanggup membayar tagihan sekitar 150ribuan itu. Hari ini didatangi petugas, tidak ada toleransi apalagi keringanan. Harus bayar hari ini, kira2 demikian ucapan petugas katanya. 

Kemudian Mawar diberitahu tetangga bisa meminjam uang sama kenalannya tengkulak dengan bunga 10%. Dengan berat hati ia menyanggupinya walaupun dalam hatinya berkata jangankan untuk bayar bunga, untuk bayar pokok pinjaman aja belum tentu ada. Tapi karna takut listrik diputus, ia menerima saja. 

Itulah kisah hingga akhirnya saya dan Mawar sama2 antri membayar listrik hari ini. Hingga kami saling kenal satu sama lain.

Saya tak tau ada berapa banyak Mawar2 lain yg rela listriknya diputus karna keadaan yg memaksa.

PLN kenapa tidak ada toleransi, seolah2 di Batam ini tidak boleh ditinggali orang miskin. Paling tidak berilah surat peringatan dulu kalaupun tidak ada toleransi sampai bulan depan. Harusnya dewan ataupun yg berwenang membahas ini. Jangan pas mau kenaikan listrik saja asyikk rapat dan akhirnya disetujui juga tarif barunya. 

Lihatlah rakyat kecil yg tunggang langgang mencari pinjaman untuk membayar tagihan listrik yg termasuk tinggi tarifnya bila dibanding wilayah2 lain di Indonesia tercinta yg katanya kaya raya ini.

 

Cerita ini pun menjadi viral di sejumlah media sosial dan grup-grup Whatsapp. 
Postingan itu pun mendapat tanggapan beragam dari warga. 

“PLN kalo melakukan pemutusan akibat tunggakan efektivitas 100%, kalo pas kena pemadaman efektivitas tinggal 10%,” ujar Eddy Ch, seorang netizen.

“Aaaah kasian rakyat miskin ya,” ujar Andini, netizen lainnya.

 

[snw]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :