Kerusuhan di Kepulauan Meranti

RUSUH! 1 Polisi dan 2 Warga Tewas, Ini Seruan Bupati Irwan

RUSUH! 1 Polisi dan 2 Warga Tewas, Ini Seruan Bupati Irwan

Bupati Kepulauan Meranti Irwan (Foto: Ist)

BATAMNEWS.CO.ID, Selatpanjang – Bupati Kepulauan Meranti Irwan telah menerima kabar mengenai kerusuhan berdarah di Selatpanjang. Satu orang polisi dan dua orang warga Selatpanjang tewas dalam peristiwa itu.

“Saya menngharapkan semua pihak dapat menahan diri dengan mengedepankan akal sehat dan bersikap arif dan bijaksana,” ujar Irwan seperti rilis yang dikutip batamnews.co.id, Jumat (26/8/2016).

Irwan yang pada saat ini tengah mengerjakan ibadah haji di Makkah sangat khawatir dengan musibah yang terjadi di daerahnya. 

Dia mengaku mengikuti setiap perkembangan yang terjadi di Kepulauan Meranti berdasarkan laporan dari bawahannya dan pihak terkait. 

Irwan merasa sangat bersedih musibah yang tidak diinginkan seperti itu terjadi di Kepulauan Meranti yang baru berkembang sebagai daerah otonomi termuda di Provinsi Riau.

“Saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga seluruh korban. Semua pihak perlu menahan diri dan harus arif bijaksana menyikapi situasi yang sedang terjadi. Saya harap tidak ada yang berlaku anarkis karena akan merugikan masyarakat Meranti secara keseluruhan,” ujar Irwan.

Dia mendoakan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Meranti agar bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya. 

“Mari kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT agar daerah kita, kampung kita yang tercinta tetap dipelihara Allah dalam kondisi aman, nyaman dan penuh ketenangan sehingga kita bisa menjalankan kegiatan sehari-hari seperti biasa,” harap dia.

Namun demikian Irwan meminta agar proses hukum kasus tersebut benar-benar dijalankan sehingga memenuhi rasa keadilan. 

“Kita mendesak Polda melakukan proses penegakan hukum secara transparan kepada pelaku yang terlibat. Kita dengan sangat minta kepada siapapun agar menghindari cara main hakim sendiri,” ujar dia.

Kerusuhan itu dipicu seorang anggota polisi Adil S Tambunan ditikam Ad, honorer Dispenda Meranti, di parkiran Hotel Furama, Selatpanjang, Kamis (25/8/2016) dini hari.

Polisi tersebut tewas, kemudian pelaku ditangkap dan ditembak. 

Pelaku akhirnya tewas. Warga pun tak terima mengetahui pelaku tewas dan berniat menyerang Polres Meranti, namun diadang dan terjadi bentrok. 

Seorang warga pun diketahui tertembak dalam peristiwa tersebut. Kota Selatpanjang Meranti pun sempat lumpuh.

 

[snw]