Rumah Duka Tempat Semayam Jasad Johana Angguat Banjir Air Mata

Rumah Duka Tempat Semayam Jasad Johana Angguat Banjir Air Mata

Keluarga Johana Angguat tampak bersedih di Rumah Duka Batu Batam Baloi, Lubukbaja, Jumat (26/8/2016). (Foto: Edo/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Suasana rumah duka di Batu Batam, Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, terasa memilukan. Isak tangis anak korban terdengar sahut menyahut disamping jasad Johana Angguat.

Air mata tampak terus menetes dari ke empat anak korban. 

Tapi, tidak ada sepatah kata yang terlontar dari mulut anak-anak korban. 

Sementara suami korban juga sanggup mengeluarkan berkata-kata.

Terlihat dari wajah suami korban, terpancar kesedihan yang teramat mendalam. 

"Saya tidak tahu pasti. Tapi kemarin katanya bibi saya pergi ke top 100 mau belanja," ujar keponakan korban, Riki, di rumah duka, Jumat (26/8/2026).

 

Baca juga:

Johana Beli Minyak Tanah di Kios Sebelum Ditemukan Terbakar

 

Keseharian korban biasanya hanya di rumah saja, jarang keluar rumah, kecuali untuk pergi menjemput anak dari sekolah.

"Jarang keluar rumah, biasanya pergi antar dan jemput anak sekolah," ucap Riki

Korban juga tampak biasa-biasa saja dan tidak terlihat mempunyai masalah.

“Sepertinya tidak ada masalah. Tapi kurang tau juga," imbuhnya.

Johana ditemukan tewas di dalam sebuah mobil KIA miliknya di Ruko CNN Kabil, Kamis (25/8/2016).

Ia ditemukan dalam kondisi penuh luka bakar. Belum diketahui apakah Johana korban pembunuhan atau bunuh diri. 

Saat ini polisi sudah melakukan otopsi terhadap jasad korban namun bagaimana hasilnya belum diumumkan.

 

[edo]