Wow, Tontowi/Liliyana Ternyata Dapat Bonus Masing-masing Rp 5 miliar
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (ist/net)
BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto menegaskan pasangan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir akan menerima bonus masing-masing Rp 5 miliar.
"Saya sudah jelaskan masing-masing Rp 5 miliar, sudah clear," kata Gatot, Jumat (19/8/2016).
Informasi ini, menurut Gatot, sudah disampaikan ke Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi agar tidak terjadi salah persepsi. Sebab, Imam sempat mengira bonus Rp 5 miliar itu akan dibagi dua.
"Menpora tadi malam jam 11 sudah saya Japri. Menpora tidak salah, mungkin belum dapat informasi yang real," tuturnya.
Menurut Gatot, uang bonus dari APBN saat ini sudah ada, tetapi memang tidak langsung dicairkan. Rencananya, dua atlet yang mengharumkan nama bangsa itu akan menerima haknya pada Oktober nanti.
"Akhir Oktober setelah Paralympic di Rio," tandas Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga tersebut.
Presiden Joko Widodo memang mengaku sangat bangga atas perolehan medali tertinggi dari pasangan ganda campuran cabang bulu tangkis itu.
Selain bonus, para peraih medali di Olimpiade akan mendapatkan tunjangan uang tunai per bulan seumur hidup. Nilainya pun cukup fantastis mencapai Rp 20 juta bagi peraih medali emas.
Peraih medali perak akan mendapatkan tunjangan Rp 15 juta. Dan, peraih medali perunggu akan mendapat Rp 10 juta.
"Tentu ini adalah sejarah, jaminan, sekaligus memungkinkan bagi semua atlet," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
Seperti dilansir dari Fox Sports Australia, dalam hal besaran bonus yang didapat bagi para atlet Olimpiade menempatkan Indonesia di peringkat kedua dunia. Di peringkat pertama ialah Singapura dengan nilai 1 juta Dolar Singapura atau setara Rp 9,7 miliar. Kedua, Indonesia sebesar Rp 5 miliar.
Di peringkat ketiga ialah Azerbaijan dengan AUD 333.000 atau setara Rp 3,3 miliar. Keempat Kazakhstan dengan AUD 300.000 atau Rp 3 miliar. Kelima, Italia dengan AUD 242.000 atau Rp 2,4 miliar.
(ind/merdeka)
Komentar Via Facebook :