Psikiater Forensik Ungkap 5 Kebohongan Jessica Kumala Wongso

Psikiater Forensik Ungkap 5 Kebohongan Jessica Kumala Wongso

Jessica Kumala Wongso (Foto: Reuters)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Jessica Kumala Wongso benar-benar shock saat di persidangan perkara pembunuhan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Psikiater forensik RSCM dr Natalia Widiasih membeberkan sejumlah fakta mengejutkan.

Termasuk soal kebohongan-kebohongan Jessica selama dalam pemeriksaan. Ada lima kebohongan Jessica setidaknya yang dicatat psikiater.

Namun Natalia tak bisa menyebutkan lima hal itu sebagia kebohongan. Ia lebih memilih kalimat inkonsistensi.

Contoh-contoh dari inkonsistensi keterangan Jessica itu  disampaikan Natalia dalam persidangan kemarin.

Adapun kelima kebohongan itu adalah:

1. Saat Mirna kolaps dan kejang-kejang di Cafe Olivier Jessica mengaku membantu menggoyang-goyangkan Mirna, tapi itu ternyata tidak ada dalam rekaman di CCTV.

2. Jessica menyatakan dia tidak datang ke rumah duka pada tanggal 7-8 karena sakit, sehingga baru bisa datang pada 9 Januari. Dalam data elektronik di WA menyatakan tidak datang ke pemakaman karena sakit demam, kambuh asmanya.

Padahal Jessica mengaku dalam tulisan tangannya kepada ahli psikiater yang memeriksa, asmanya tak pernah kambuh lagi.  Kemudian ia juga tak ada riwayat rawat inap. 

3. Kemudian soal komunikasi dengan Hani. Jessica mengaku tak lagi berkomunikasi sejak tanggal 7 Januari. Jessica menyebutkan Hani dilarang berkomunikasi dengan dirinya. Namun ini tidak sesuai dengan pernyataan Hani, bahwa Hani masih menghubungi Jessica, tapi justru Jessica tidak membalas pesan WA Hani. Tanggal 8 Januari Hani masih menghubungi Jessica.

4. Jessica juga mengaku tak pernah ada masalah dengan pacarnya. Kemudian ia juga mengaku tak pernah masuk rumah sakit. Namun hal itu tidak sesuai dengan informasi dari atasan maupun rekan kerja. Mau pun di BAP, di mana Jessica dirawat 3 kali karena dipicu permasalahan relasi dengan mantan pacar.

5. Jessica menyatakan tidak suka melihat sisi negatif seseorang. Ini keterangannya juga berbeda dari BAP rekan kerjanya di Australia. Tapi Jessica mengaku kesal dengan keluarga dan kakaknya yang tak mendukung ketika ia mendapatkan masalah.

“Saya tidak bisa sebutkan itu adalah kebohongan atau tidak. Yang kami lihat adalah ada diskrepansi (kesenjangan) antara apa yang dikatakan dengan fakta yang ada maupun penilaian orang lain atau tadi ada di bukti-bukti sms atau apa," jawab Natalia yang sidangkan disiarkan langsung sejumlah stasiun televisi swasta nasional.

 

[snw]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :