Tagih THR, Pasukan Orange Ancam Tumpahkan 10 Truk Sampah di Kantor Wali Kota Batam

Dua orang PNS Pemko Batam melintas di antara truk-truk sampah di Kantor Wali Kota Batam (Foto: Margareth/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Ratusan petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Batam. Para “pasukan orange” itu menuntut Wali Kota Batam mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Para petugas kebersihan itu turut membawa 10 unit mobil truk sampah dan memarkirkannya di depan kantor wali kota.

Tidak saja truknya, namun juga di dalam bak-bak truk tersebut juga terdapat berton-ton sampah. 

Mereka mengancam akan menumpahkan sampah-sampah tersebut di halaman kantor pemerintah itu bila THR tak kunjung cair.

"Saya sudah 10 tahun bekerja di Dinas Pertamanan, tapi baru kali ini gaji dan THR saya tidak diberikan,” ujar Yati, seorang petugas kebersihan, Kamis (30/6/2016).

Selain THR, kata Yati, gaji mereka pada bulan Mei juga belum dibayar. 

"Kami kerja bersihkan sampah, tahan bau-bau, bersihkan parit-parit, terus gaji kami nggak dibayar, kan enggak enak begitu,” kata Yati.

Para pendemo sengaja membawa sampah ke depan kantor walikota sebagai aksi protes mereka lantaran pengorbanan mereka membersihkan kota Batam tidak dihargai.

"Kami sengaja bawa sampah, biar mereka rasakan juga bau yang kami rasakan, gaji dan THR itu kan hak kami, kami kan perlu juga untuk Lebaran,” kata Yati.

Saat ini perwakilan dari para petugas kebersihan beserta kepala dinas sedang melakukan pertemuan dengan wali kota.

Tampak beberapa ibu-ibu petugas kebersihan duduk di lantai lobi Gedung Pemerintah Kota Batam di Jalan Engku Putri tersebut. 

 

[ret]