Polisi Juga Salahkan Enno Parinah Karena Suka Menghina Tersangka
Enno Parinah semasa hidup. (foto: ist/net)
BATAMNEWS.CO.ID, Banten - Enno Parinah, gadis cantik yang diperkosa dan dibunuh secara sadis oleh tiga pria dengan cangkul menancap di tubuhnya masih jadi perhatian publik. Di saat proses penyidikan terhadap tiga tersangka, ada nada yang menyalahkan Enno. Bahkan, polisi yang menangani kasus tersebut juga menyalahkan Enno Parinah.
Kasat Binmas Polrestro Jakarta Barat, AKBP Lilik Hariati mengatakan, selama ini media massa hanya memperlihatkan sisi kekejaman tiga tersangka, yakni RA (16), Rahmat (24) dan Imam (24). Padahal, sambungnya, Enno Parinah juga patut disalahkan dalam kasus pembunuhan sadis di mess pabrik plastik di Jatimulya, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, itu.
“Kita harusnya melihat tersangka nekat membunuh dan memerkosa itu karena adanya ucapan korban yang menyakiti hati mereka. Seperti (pelaku) RA ini yang sakit hati dihina jelek sama korban. Itu kan seperti mulutmu harimaumu,” ujar AKBP Lilik Hariati, kepada wartawan, Senin (23/5).
Menurutnya, sikap korban semasa hidup yang kerap menghina para tersangka dinilai tidak beretika. Selain itu, faktor media sosial juga sangat berpengaruh menjadi penyebab peristiwa kejam tersebut. Mengingat, saat ini masyarakat dapat dengan mudah mengakses konten berbau pornografi.
“Untuk pemerkosaan dan pencabulan yang sering terjadi itu kan karena mereka mungkin sering menonton video porno. Berawal dari hal yang dianggap biasa, lalu apapun akan dilakukan untuk menyalurkan hasratnya,” tutur Lilik, seperti dilansir rmol.
Rencananya, pihak Polrestro Jakbar akan menggelar diskusi dengan masyarakat sekitar sebagai langkah preventif terjadinya kasus serupa. Dalam diskusi itu, kepolisian akan melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia serta Unit PPA Sat Reskrim Polrestro.
(ind/bbs)
Komentar Via Facebook :