65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap Pertama Rampung, Tiga di Antaranya di Batam
Ilustrasi Kampung nelayan merah putih (Setpres)
Jakarta, Batamnews – Pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahap pertama. Kampung-kampung ini tersebar di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Tiga di antaranya berada di Kota Batam, Kepulauan Riau, yakni dua di Belakang Padang dan satu di Galang.
Program ini menjadi prioritas pemerintah di bidang kelautan dan perikanan. Tujuannya jelas: meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Pembangunan KNMP tahap pertama ini mencakup Sumatra, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, hingga Papua. Di setiap kampung, pemerintah membangun berbagai fasilitas penunjang.
Baca juga: OJK Jatuhkan Sanksi ke Indosaku Rp875 Juta Soal Penagihan Lewat Pihak Ketiga
Ada dermaga, gudang beku, pabrik es, kios, sentra kuliner hasil laut, balai pelatihan, docking kapal, tempat pelelangan ikan. Tak ketinggalan, drainase dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) serta gedung perkantoran juga dibangun.
Melalui program ini, pemerintah ingin menghadirkan kawasan pesisir yang lebih modern, produktif, dan terpadu. Harapannya, masyarakat nelayan di berbagai daerah bisa hidup lebih sejahtera.
Presiden Prabowo menyampaikan penghormatan kepada para nelayan. Beliau tahu betul bahwa setiap hari nelayan menghadapi risiko besar di laut. Demi menghidupi keluarga dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Menurut kepala negara, pekerjaan nelayan bukanlah pekerjaan ringan. Penuh tantangan dan ketidakpastian alam.
“Saya mengerti nelayan itu memiliki risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main. Cuaca bisa berubah, arus bisa berubah. Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu. Saya terima kasih,” ujar Presiden Prabowo di hadapan ratusan nelayan.
Baca juga: Harga Lebih Murah 30 Persen! Ini Alternatif Pengganti LPG yang Disiapkan Pemerintah
Presiden juga menegaskan bahwa pemerintahannya bertekad memperbaiki kesejahteraan nelayan. Sekaligus memberikan penghormatan yang layak. Selama ini, kata Presiden Prabowo, nelayan kerap berada di posisi yang kurang mendapat perhatian.
“Untuk itu saya bertekad untuk memperbaiki dan menghormati para nelayan kita di seluruh Indonesia. Para nelayan sering dilupakan,” imbuh kepala negara.

Komentar Via Facebook :