Menteri Abdul Mu'ti Serahkan Bantuan Revitalisasi Sekolah di Batam, Nilainya Rp59,16 M

Menteri Abdul Mu

Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti dan Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura berfoto bersama tenaga pendidik dan kependidikan.

Nurjali

Batam, Batamnews – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu'ti, menyerahkan langsung bantuan revitalisasi satuan pendidikan dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan berlangsung di SMAN 1 Batam, Selasa, 12 Mei 2026.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan lingkungan sekolah yang baik berpengaruh besar terhadap kualitas belajar siswa.

"Program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan ini diharapkan mampu menjadikan seluruh satuan pendidikan di Kepri sebagai tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi siswa," ujar Nyanyang dalam sambutannya.

Baca juga: Wali Kota Batam Berangkat Haji 21 Mei, Li Claudia Chandra Resmi Pimpin Pemerintahan

Ia merinci fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, ruang praktik siswa, ruang kepala sekolah, ruang pimpinan, ruang OSIS, hingga fasilitas penunjang lainnya.

"Kita berharap murid dapat belajar dengan aman, nyaman, dan bahagia," katanya.

Nyanyang juga mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun pemerintah.

"Sekaligus kita ajarkan anak-anak untuk ikut bertanggung jawab merawat sekolahnya dengan baik," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nyanyang mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kepri. Antara lain Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Guru Penggerak (BGP), Balai Bahasa, serta jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Menurutnya, sinergi tersebut membuahkan hasil positif terhadap capaian pendidikan di Kepri sepanjang 2025.

Indeks pembangunan manusia (IPM) Provinsi Kepri meningkat dari 79,89 menjadi 80,53 poin. Artinya naik sekitar 0,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, Kepri juga mencatat prestasi nasional. Capaian literasi Bahasa Indonesia dan Matematika masuk peringkat terbaik tingkat nasional.

Nyanyang memaparkan, pada 2025 Provinsi Kepri memperoleh alokasi anggaran revitalisasi pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB dengan total Rp59,16 miliar.

Untuk jenjang SMA, program mencakup pembangunan unit sekolah baru, revitalisasi, dan rehabilitasi sejumlah sekolah di Batam dan kabupaten/kota lain. Total anggarannya lebih dari Rp33,5 miliar.

Untuk jenjang SMK, bantuan revitalisasi dan rehabilitasi diberikan kepada sejumlah sekolah negeri maupun swasta di Batam, Karimun, Natuna, hingga wilayah kepulauan lainnya. Total anggarannya sekitar Rp24,89 miliar.

Baca juga: Kejar Optimalisasi PAD, Bapenda Batam Gencar Razia Kendaraan Pelat Luar Daerah

Adapun untuk SLB, program rehabilitasi dialokasikan kepada SLBN 1 Tanjungpinang dengan anggaran sekitar Rp754 juta.

Wagub Nyanyang berharap pemerintah pusat terus mendukung pembangunan dan bantuan fasilitas pendidikan bagi sekolah-sekolah di Kepri. Terutama peningkatan sarana praktik siswa SMK untuk mendukung kompetensi lulusan.

"Masih banyak kekurangan terutama peralatan praktik siswa untuk meningkatkan kompetensi. Mudah-mudahan ke depan mendapat perhatian dan bantuan lebih lanjut dari pemerintah pusat," tutupnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :