Pesan Terakhir Tak Terjawab: Diminta Istri Belikan Tiket Pulang, WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah

Pesan Terakhir Tak Terjawab: Diminta Istri Belikan Tiket Pulang, WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah

Rumah WNA Belanda Ditemukan Meninggal Dunia, Selasa (21/04/2026) malam. (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews – Sebuah pesan terakhir tak sempat terjawab. Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda, Andreas Petrus Johanness Spin (78), ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Selasa, 21 April 2026 malam. Pesan dari istrinya yang meminta dibelikan tiket pulang tak pernah sampai.

Jasad Andreas pertama kali ditemukan oleh warga Perumahan Kembang Sari, Kelurahan Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, sekitar pukul 19.00 WIB. Awalnya, warga curiga melihat genangan darah yang mengalir dari dalam rumah hingga ke teras. Mereka segera melapor ke petugas keamanan perumahan.

Harmidi, petugas keamanan setempat, mengungkapkan bahwa pengecekan sebenarnya diminta oleh istri korban yang sedang berada di luar kota. Sang istri panik karena sudah beberapa hari tak bisa menghubungi suaminya.

Baca juga: WNA Belanda Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Darah Mengalir Hingga Teras

"Istri korban minta tolong tetangga untuk mengecek. Sejak Minggu, suaminya tidak bisa dihubungi. Saat dicek, terlihat darah sudah mengalir sampai depan pintu rumah," kata Harmidi.

Petugas keamanan pun berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Taman Baloi, Aipda Yusrizal, dan Polsek Batam Kota. Begitu masuk ke dalam rumah, mereka mendapati Andreas tergeletak di atas sofa. Darah yang keluar dari tubuhnya tampak sudah mengering.

Dani, seorang tetangga, mengenang Andreas sebagai sosok yang tertutup tapi ramah. Sehari-hari, pria tua itu berjalan dengan tongkat karena keterbatasan fisik.

"Biasanya beliau jalan pakai tongkat. Ada masalah di bagian kaki," ujar Dani.

Dani juga menceritakan bahwa sebelum meninggal, Andreas sempat mengeluh sakit kepada istrinya. Namun setelah itu, komunikasi terputus.

"Korban sempat kabar kalau sedang sakit. Besoknya, istrinya mencoba hubungi lagi untuk minta dibelikan tiket pulang ke Batam. Tapi sudah tidak ada respons," tuturnya.

Baca juga: Sidak 2 Jam Tak Digubris Perusahaan! Kemana Marwah DPRD Batam? 

Tiga hari tanpa kabar, sang istri akhirnya meminta tolong tetangga mengecek rumah. Dan dari sanalah, jasad Andreas ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Peristiwa ini meninggalkan duka bagi warga sekitar yang mengenal Andreas sebagai pribadi yang tenang. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :