Buntut Skandal Pungli, Kemenimipas Copot Pejabat Imigrasi Kepri dan Batam
Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-165 dan 168.SA.03.04 Tahun 2026. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews – Langkah tegas diambil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyusul terbongkarnya dugaan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Internasional Batam Center.
Tak main-main, dua pejabat penting di wilayah Kepulauan Riau resmi dicopot dari jabatannya dan langsung digantikan oleh pimpinan baru.
Perombakan besar-besaran ini dikukuhkan dalam pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-165 dan 168.SA.03.04 Tahun 2026.
Dua posisi krusial kini memiliki nahkoda baru. Guntur Sahat Hamonangan resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau. Sementara itu, Wahyu Eka Putra dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.
Baca juga: Wahyu Eka Putra Nahkodai Imigrasi Batam, Gantikan Hajar Aswad yang Sempat Dinonaktifkan
Pergantian ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan respons cepat kementerian untuk melakukan penyegaran organisasi dan memperkuat fungsi pengawasan di lapangan. Dalam suasana pelantikan yang khidmat, Sekjen Kemenimipas Asep Kurnia memberikan peringatan keras kepada para pejabat yang baru dilantik.
“Saudara-saudara yang telah saya ambil sumpah, dengan ini secara resmi saya lantik pada jabatan sebagaimana tercantum dalam surat keputusan yang telah dibacakan. Semoga saudara-saudara senantiasa mendapat bimbingan dan petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas tersebut,” ujar Asep Kurnia.
Selain di Kepulauan Riau, sejumlah pejabat lain juga turut dilantik untuk mengisi posisi strategis di berbagai daerah, di antaranya:
-
Johanes Fanny Satria Cahya Aprianto (Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Selatan)
-
Ade Agustina (Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung)
-
Haposan Silalahi (Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Utara)
-
Tonny Nainggolan (Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu)
-
Christo Victor Nixon Toar (Kepala Lapas Kelas I Malang)
Kemenimipas menegaskan bahwa mutasi ini adalah bagian dari dinamika organisasi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih atau good governance. Hal ini sekaligus menjadi bukti komitmen kementerian dalam membersihkan internal dari praktik menyimpang dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan profesional serta akuntabel.

Komentar Via Facebook :