Skandal `User ID Siluman` Kuras Miliaran Rupiah Uang Nasabah di Batam, CIMB Niaga Akhirnya Buka Suara
CIMB Niaga. (Foto: shutterstock)
Batam, Batamnews – Teka-teki hilangnya uang miliaran rupiah dari rekening sejumlah perusahaan di Batam melalui layanan BizChannel akhirnya mendapat respons resmi. Setelah sempat memicu kekhawatiran terkait keamanan sistem perbankan digital, pihak PT Bank CIMB Niaga Tbk angkat bicara.
Branch Area Head Sumatera Region Area III CIMB Niaga, Sim Mui Siang, memberikan klarifikasi langsung pada Sabtu (11/4/2026). Ia menegaskan bahwa pihak bank tidak tinggal diam dan telah mengambil langkah nyata untuk merespons keluhan para nasabah yang menjadi korban.
“Kami telah berkomunikasi dengan nasabah di Batam untuk menindaklanjuti ketidaknyamanan yang dialami, serta bekerja sama dengan pihak berwenang sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Sim Mui Siang dalam keterangan tertulisnya kepada Batamnews.
Kasus ini memang bukan perkara kecil. Skandal ini mencuat setelah tiga perusahaan di Batam melaporkan kerugian mencapai Rp750 juta. Modusnya mencengangkan: muncul dugaan "user ID siluman" yang masuk ke sistem BizChannel dan menguras saldo nasabah.
Tak berhenti di situ, PT Xtra Solusindo Sukses bahkan mengalami nasib lebih tragis dengan kerugian fantastis senilai Rp1,86 miliar melalui transaksi misterius serupa.
Menanggapi situasi ini, Sim Mui Siang menyatakan bahwa menjaga kepercayaan nasabah dan integritas operasional adalah prioritas utama perusahaan saat ini.
“Kami selalu menjunjung tinggi komitmen dan pelayanan yang berkualitas untuk menjaga kepercayaan nasabah, serta menerapkan tata kelola usaha yang baik,” lanjutnya.
Selain upaya hukum dan audit internal, pihak CIMB Niaga juga memberikan peringatan keras kepada seluruh nasabah agar lebih waspada. Keamanan transaksi digital bukan hanya soal sistem, tapi juga soal kerahasiaan data pribadi.
“Kami senantiasa menghimbau kepada seluruh nasabah untuk selalu menjaga keamanan dalam bertransaksi di platform digital dengan mengakses layanan bank melalui platform resmi seperti OCTOBIZ, menjaga kerahasiaan kredensial, dan memastikan penggunaannya sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
(jam)

Komentar Via Facebook :