Amsakar Achmad Evaluasi Kinerja Pasca Lebaran, Dorong Birokrasi Batam Lebih Responsif dan Gercep
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad usai melakukan sidak di Pelabuhan Batam Centre.
Batam, Batamnews - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai agenda yang telah berlangsung selama Ramadan hingga Idulfitri. Dalam arahannya, ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat sekaligus menegaskan pentingnya transformasi birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga ke depan.
Evaluasi tersebut disampaikan kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam dalam agenda pascalibur Lebaran.
Amsakar mengawali arahannya dengan memberikan apresiasi atas suksesnya rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari Safari Ramadan hingga perayaan Idulfitri. Ia menilai, terjadi peningkatan kesadaran spiritual yang signifikan di tengah masyarakat.
Baca juga: Doa Istisqa Diijabah, Amsakar Achmad Bersyukur Hujan Guyur Batam
Menurutnya, masjid-masjid dipenuhi jemaah, termasuk saat pelaksanaan salat Isya dan Tarawih. Ia juga menilai materi ceramah yang disampaikan para penceramah semakin berkualitas dan menyejukkan.
Apresiasi juga diberikan kepada panitia pawai takbir yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan secara tertib dan terorganisir. Puncaknya, pelaksanaan Salat Idulfitri di Dataran Engku Putri mencatat jumlah jemaah yang sangat besar.
Berdasarkan estimasi luas area sekitar 5 hektare, Amsakar memperkirakan jumlah kehadiran jemaah mencapai 40.000 hingga 60.000 orang. Perhitungan tersebut mempertimbangkan rasio kepadatan serta alokasi area untuk parkir dan fasilitas pendukung.
“Ini mencerminkan kesadaran spiritual masyarakat Batam yang sangat baik,” ujarnya.
Meski demikian, Amsakar tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi, khususnya terkait partisipasi dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik di lingkungan Pemko Batam maupun BP Batam.
Ia menyoroti kehadiran ASN dalam peringatan Nuzulul Quran di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah yang dinilai belum optimal. Kendati memahami kendala jarak, ia meminta pimpinan OPD lebih tegas dalam melakukan pembinaan terhadap ASN yang kerap melanggar disiplin.
Menurutnya, pelanggaran kerap dilakukan oleh oknum yang sama dan berulang, sehingga membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.
Dalam menghadapi tantangan ke depan, Amsakar menekankan pentingnya perubahan pola kerja birokrasi. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk meninggalkan ritme kerja lambat dan beralih ke pola kerja cepat, taktis, dan responsif atau yang ia sebut sebagai “gercep”.
Ia juga menyoroti pentingnya percepatan pelayanan publik, khususnya di sektor perizinan. Hal ini sejalan dengan proses transisi kewenangan dari pemerintah pusat kepada daerah, menyusul terbitnya sejumlah regulasi terbaru.
Di sektor ekonomi, Amsakar mengapresiasi sinergi antara OPD, DPRD, BP Batam, dan Forkopimda yang dinilai berhasil menjaga indikator pertumbuhan tetap positif. Namun, memasuki triwulan kedua, ia meminta agar belanja pemerintah segera dipercepat, termasuk proses tender proyek.
Baca juga: Sidak Pungli di Pelabuhan Batam Center, Amsakar Achmad Perketat Pengawasan Layanan Imigrasi
Menurutnya, belanja pemerintah merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, selain investasi, konsumsi, serta aktivitas ekspor dan impor.
Sebagai penutup, Amsakar menegaskan tiga isu utama yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Batam saat ini, yakni pelayanan air bersih, penanganan sampah, dan pengendalian banjir.
Ia memastikan, Wakil Wali Kota Batam akan segera membawa ketiga persoalan tersebut ke dalam forum rapat terbatas guna merumuskan langkah-langkah strategis dan solusi konkret dalam waktu dekat.

Komentar Via Facebook :