Presiden Prabowo Pastikan THR Ojol dan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026

Presiden Prabowo Pastikan THR Ojol dan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026

Ilustrasi gambar dibuat dengan AI.

Nurjali

Jakarta, Batamnews – Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat siang. Rapat yang digelar di penghujung bulan suci Ramadan ini difokuskan pada persiapan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam pengarahannya, Presiden membuka sidang dengan mengingatkan kondisi terkini masyarakat. Ia menyebut persiapan Lebaran tahun ini harus memperhatikan saudara-saudara yang tengah memulihkan diri dari bencana alam beberapa waktu terakhir.

"Saya sekali lagi terima kasih atas pelaksanaan kegiatan pemerintahan dalam Bulan Suci Ramadan dan kita mengikuti perkembangan terus. Kita melaksanakan Sidang Kabinet ini dalam suasana masih banyak saudara kita yang berada dalam keadaan baru akan pulih," ujar Presiden Prabowo di hadapan para menteri, Jumat siang.

Baca juga: Menko Perekonomian RI Lantik 3 Anggota/Deputi BP Batam, Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Batam

Pokok bahasan utama sidang kali ini adalah kesiapan arus mudik. Presiden secara khusus memberikan sejumlah instruksi teknis kepada jajarannya. Instruksi pertama ditujukan kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Kepala Negara meminta agar skema diskon tarif transportasi massal segera difinalisasi. Diskon ini diinstruksikan berlaku untuk tiket kereta api, pesawat udara, kapal laut, hingga angkutan darat.

"Memastikan pelayanan yang baik di setiap tempat," tegas Presiden.

Tidak hanya mengandalkan moda transportasi sipil, Presiden memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan armada guna memperlancar arus mudik. Kapal perang milik Angkatan Laut dan Angkatan Darat, serta aset milik Kepolisian, diminta disiagakan untuk membantu angkutan logistik dan penumpang jika diperlukan.

"Kemungkinan Angkatan Laut dan Angkatan Darat punya kapal-kapal, mungkin ini bisa diperbantukan, dikoordinasikan dengan Menteri Perhubungan. Juga saya kira Kepolisian juga punya aset-aset yang bisa untuk membantu," ucap Presiden.

Di sektor sosial-ekonomi, Presiden memastikan hak pekerja menjelang Lebaran terpenuhi. Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Keuangan, dan Menteri Investasi diminta berkoordinasi untuk memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), termasuk bagi para pekerja di sektor transportasi daring atau online.

Untuk menjaga daya beli dan pemulihan ekonomi masyarakat, Presiden meminta agar belanja prioritas pemerintah seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dipercepat realisasinya. Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga diinstruksikan untuk memastikan distribusi bantuan pangan rutin tiba tepat waktu di tangan penerima.

Presiden juga menyoroti pelayanan publik selama periode mudik. Ia meminta pengelola rest area, pelabuhan, bandara, dan stasiun meningkatkan kualitas layanan. Stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga menjadi perhatian.

Baca juga: Emak-Emak Antre di Pasar Murah Bintan, Sekda Ronny: Stok Aman hingga Lebaran

"Saya minta tidak ada antrean untuk mendapatkan BBM," kata Presiden tegas. Ia juga memastikan jaringan internet dan listrik dalam kondisi stabil selama masa libur Lebaran.

Terakhir, Presiden Prabowo memerintahkan Menteri Koordinator Pangan, Menteri Perdagangan, dan Menteri Pertanian untuk terus memantau ketersediaan pangan.

"Ini adalah Lebaran kedua pemerintahan kita. Pastikan agar pasokan pangan stabil dan aman, dan harga-harga bisa kita jaga," tutup Presiden.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :