Sikat Habis Potensi Macet dan Kejahatan saat Mudik Lebaran, Polda Kepri Siagakan 43 Pos dan Layanan Titip Kendaraan Gratis

Sikat Habis Potensi Macet dan Kejahatan saat Mudik Lebaran, Polda Kepri Siagakan 43 Pos dan Layanan Titip Kendaraan Gratis

Melalui simulasi Tactical Floor Game (TFG) Operasi Ketupat Seligi 2026 yang digelar di Gedung Lancang Kuning pada Rabu (11/3/2026), korps berbaju cokelat ini mematangkan strategi tempur di lapangan agar masyarakat bisa berlebaran dengan tenang. (Foto: dok.Polda Kepri)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Polda Kepulauan Riau (Kepri) tidak mau kecolongan dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H. Melalui simulasi Tactical Floor Game (TFG) Operasi Ketupat Seligi 2026 yang digelar di Gedung Lancang Kuning pada Rabu (11/3/2026), korps berbaju cokelat ini mematangkan strategi tempur di lapangan agar masyarakat bisa berlebaran dengan tenang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Karoops Polda Kepri Kombes. Pol. Taswin dan Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat. Tak hanya internal Polri, simulasi ini juga melibatkan stakeholder terkait mulai dari Basarnas, BP Batam, hingga dinas pemerintahan setempat untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan tanpa celah.

Dirlantas Polda Kepri, Kombes Pol. Taufiq Lukman Nurhidayat, menegaskan bahwa Operasi Ketupat Seligi 2026 akan berlangsung selama 13 hari penuh, mulai tanggal 13 hingga 26 Maret 2026. Prioritasnya jelas: menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Kepri.

Polisi akan memberikan perhatian ekstra pada titik-titik transportasi publik untuk mencegah terjadinya kemacetan panjang atau penumpukan massa. Sebagai bukti keseriusan, sebanyak 43 pos disiagakan di 7 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri, yang terdiri dari 16 Pos Pelayanan, 22 Pos Pengamanan, dan 5 Pos Terpadu.

Senada dengan hal itu, Karoops Polda Kepri Kombes. Pol. Taswin memberikan peringatan keras kepada seluruh personel. Ia menegaskan bahwa simulasi TFG ini adalah bekal krusial karena dinamika di lapangan pasti jauh lebih rumit dari sekadar teori.

Demi menjamin komunikasi yang tidak terputus, Kombes. Pol. Taswin menginstruksikan penggunaan alat komunikasi ganda (minimal 2 unit HT) di setiap pos terpadu. Hal ini dilakukan agar koordinasi internal maupun lintas sektor bisa dilakukan secara real-time tanpa hambatan teknis.

Dalam operasi tahun ini, Polda Kepri mematok target tinggi yang tidak bisa ditawar. Komitmen bersama yang diusung adalah "No Crime dan No Accident". Kepolisian bertekad mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan menekan angka kecelakaan lalu lintas serendah mungkin selama arus mudik dan balik.

Kabar baik bagi warga yang akan pulang kampung, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengingatkan bahwa kepolisian siap melayani 24 jam melalui Call Center 110 atau aplikasi Polri Super Apps.

Selain itu, Polri juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang khawatir akan keamanan rumah yang ditinggal mudik.

"Kemudian, bagi masyarakat yang merasa khawatir meninggalkan kendaraan atau barang berharga lainnya di rumah saat mudik, dipersilakan untuk menitipkannya di kantor polisi terdekat (Polsek atau Polres). Layanan penitipan ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun, sebagai wujud kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman selama merayakan Idul Fitri," pungkas Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei menutup keterangannya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :