Biang Kerok Harga Ayam dan Telur Naik Terungkap! Mentan: Middleman Mainkan Harga
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman.
Jakarta, Batamnews – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman angkat bicara mengenai penyebab lonjakan harga daging ayam dan telur yang terjadi beberapa waktu terakhir. Amran secara gamblang menyebut para pedagang perantara atau middleman sebagai dalang di balik kenaikan tersebut.
Amran mengungkapkan, para tengkulak itu secara sengaja memainkan harga di tingkat konsumen. Daging ayam dinaikkan hingga Rp 23.000 per kilogram dari harga sewajarnya, sementara telur ayam melonjak Rp 8.000 per kilogram.
"Yang menaikkan ternyata middleman. Daging dia naikkan Rp 23.000 per kilogram. Ayam dia naikkan Rp 8.000 per kilogram," ungkap Amran kepada wartawan di Gudang Perum BULOG Kanwil DKI Jakarta & Banten, Rabu, 4 Maret 2026.
Baca juga: Harga BBM di Batam Maret 2026 Resmi Naik: Cek List Terbaru Pertamax & Dexlite
Menurut penjelasannya, harga dari distributor besar sebenarnya sudah sesuai dan stabil. Namun, ulah para perantara yang menaikkan harga di lapangan inilah yang membuat harga pangan sempat bergejolak.
Meski sempat meroket, Amran memastikan persoalan tersebut kini telah teratasi. Ia mengklaim harga daging ayam dan telur sudah mulai menunjukkan penurunan setelah pemerintah turun tangan.
"Daging ayam sama telur itu tadi aku sudah beresin. Harga sudah mulai turun," tegasnya.
Pemerintah, lanjut Amran, tidak akan tinggal diam. Pihaknya berkomitmen menindak tegas para pelaku yang dengan sengaja memainkan harga di atas ketentuan yang berlaku.
Saat ditanya apakah sanksi tegas itu akan menyasar perusahaan yang menjadi middleman, Amran menjawab dengan lantang. Ia tak segan untuk membekukan atau menutup perusahaan yang terbukti melanggar dan menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Baca juga: Wacana Setop Izin Alfamart–Indomaret Menguat, Apindo Batam Ingatkan Dampak ke Tenaga Kerja
"Kami minta segel tutup. Aku yang tanggung jawab. Iya kan bisa ditutup, perusahaannya. Ada kan perusahaannya? Kan ada HET, enggak boleh dilanggar," tegas Amran.

Komentar Via Facebook :