Armada Ditambah, DLH Batam Berpacu Bersihkan Sampah Meluber di Jodoh

Armada Ditambah, DLH Batam Berpacu Bersihkan Sampah Meluber di Jodoh

Tumpukan sampah yang menggunung dan meluber di kawasan Jodoh memicu respons cepat dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam. Keluhan masyarakat langsung ditindaklanjuti. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Tumpukan sampah yang menggunung dan meluber di kawasan Jodoh memicu respons cepat dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam. Keluhan masyarakat langsung ditindaklanjuti. Armada ditambah, ritasi diperbanyak, targetnya jelas: beres.

Kepala DLH Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, memastikan pihaknya tidak tinggal diam. Penumpukan, kata dia, terjadi karena adanya aktivitas pembersihan besar-besaran di sejumlah titik lain, ditambah tingginya volume sampah dari kawasan sekitar yang dibuang ke lokasi tersebut.

"Hari ini kita sudah mulai perbanyak lagi pengangkutannya. Armada akan kita datangkan langsung dari TPA (Tempat Pembuangan Akhir) ke sana. Kita mau coba tuntaskan," ujar Dohar saat dihubungi.

Bukan TPS Baru, Akan Dibersihkan Total

Dohar meluruskan, titik di Jodoh itu bukan Tempat Penampungan Sementara (TPS) baru yang diaktifkan kembali. Lokasi tersebut adalah bekas TPS yang kini masuk daftar pembersihan total.

"Itu bukan TPS (baru), tapi TPS yang pernah kita buatkan dulu. Rencananya semua itu akan kita bersihkan. Sebenarnya setiap hari sudah kita kerjakan, namun ritasi pengangkutannya akan kita tambah agar benar-benar beres," jelasnya.

Tantangan di lapangan, lanjut Dohar, tidak ringan. Kondisi serupa juga terjadi di beberapa titik lain seperti depan Kampung Nanas, Legenda, hingga dekat Nayon. Polanya hampir sama: diangkut pagi, siang kembali menumpuk.

"Contoh di depan Kampung Nanas, tiap hari kita angkat, tapi siang hari sampah sudah masuk lagi. Itu sampah dari seberang dan rumah warga sekitar," ungkap Dohar.

Ramadan dan Lebaran, Volume Sampah Diprediksi Naik

Memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, DLH Batam memprediksi lonjakan volume sampah tak terhindarkan. Strategi pun disiapkan. Jadwal diatur ulang, petugas dibagi dalam sistem shift.

"Di bulan Ramadan ini sampah pasti meningkat. Kita sudah susun jadwal (schedule) dan membagi tugas petugas dalam sistem shift. Kita usahakan permasalahan sampah ini jangan sampai mengganggu Lebaran nanti," tegasnya.

Di akhir keterangannya, Dohar mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menuntut, tetapi ikut ambil bagian menjaga kebersihan kota. Semangat ‘Gemar Asri’ yang dicanangkan Pemerintah Kota Batam, kata dia, harus dimaknai sebagai kerja bersama, bukan saling melempar tanggung jawab.

"Kalau ada lokasi yang butuh truk pengangkut, informasikan saja ke kami, kami akan kontrol. Tapi kami juga minta dukungan masyarakat, buanglah sampah pada tempatnya. Mari kita tingkatkan kebersihan Batam bersama-sama," pungkas Dohar.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :