Li Claudia Terharu Lihat Anak-Anak Tampil di Festival Cap Go Meh Batam
Penampilan anak-anak di malam perayaan Festival Cap Go Meh di Maha Vihara Duta Maitreya, Batam
Batam, Batamnews – Raut bahagia dan rasa haru menyelimuti perayaan Festival Cap Go Meh di Maha Vihara Duta Maitreya, Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 3 Maret 2026 malam. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang hadir dalam acara tersebut, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya saat menyaksikan penampilan anak-anak di atas panggung.
Malam itu, festival dimeriahkan oleh beragam pertunjukan seni khas Tionghoa. Para siswa, mulai dari anak-anak taman kanak-kanak hingga mahasiswa, bergantian menghibur pengunjung dengan tarian dan musik.
Namun, di balik kemeriahan panggung, Li Claudia mengaku ada momen yang menyentuh hatinya. Ia terpukau melihat semangat dan keberanian anak-anak yang tampil.
Baca juga: Parkir Resmi Tak Jamin Aman, Motor Sugeng Hilang di Kepri Mall Batam
"Saya tadi melihat anak-anak bernyanyi dan menari dengan penuh semangat. Saya sangat terharu," ujarnya.
Lebih dari sekadar perayaan tahunan, Li Claudia menilai festival ini menjadi wadah positif bagi generasi muda. Ia berharap semangat dan kegembiraan itu menjadi energi baru dalam menyambut tahun.
Di sela-sela acara, orang nomor dua di Batam itu juga menyampaikan pesan khusus. Ia meminta agar lagu "Batamku" mulai diperkenalkan kepada anak-anak.
"Saya minta lagu Batamku diajarkan kepada anak-anak kita. Tanamkan cinta Batam sejak dini," pesannya.
Tak hanya soal cinta daerah, Li Claudia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan saat ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan anak cucu.
"Tadi anak-anak bernyanyi tentang cinta alam. Karena itu, mari kita benar-benar menjaga alam Batam. Apa yang kita perjuangkan hari ini adalah untuk anak-anak kita," ungkapnya.
Di hadapan masyarakat, ia menegaskan komitmennya bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, untuk menuntaskan persoalan mendasar seperti banjir, air bersih, dan sampah.
"Suatu saat ketika saya tidak lagi di sini, saya tidak ingin meninggalkan pekerjaan rumah bagi anak-anak kita. Masalah banjir, air bersih, dan sampah harus kita selesaikan agar tidak menjadi beban generasi mendatang," tegasnya.
Baca juga: Armada Ditambah, DLH Batam Berpacu Bersihkan Sampah Meluber di Jodoh
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas kota. Menurutnya, Batam yang aman dan nyaman akan menarik investor, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan angka kemiskinan.
"Jika investasi terus masuk, ekonomi akan tumbuh dan angka kemiskinan bisa berkurang. Mari tanamkan cinta Batam. Jika kita mencintai Batam, kita pasti akan menjaga kota ini bersama-sama," tutupnya.

Komentar Via Facebook :