Siap-siap! Galaxy S26 Bakal Jadi HP Pertama dengan Agen AI Perplexity

Siap-siap! Galaxy S26 Bakal Jadi HP Pertama dengan Agen AI Perplexity

Tampilan AI di Samsung.

Nurjali

Batam, Batamnews – Samsung bergerak cepat merespons kebutuhan pengguna akan kecerdasan buatan (AI). Riset internal perusahaan menemukan bahwa hampir delapan dari sepuluh pengguna ponsel pintar biasa memakai lebih dari dua agen AI secara rutin. Temuan ini mendorong Samsung untuk merombak sistem Galaxy AI agar lebih canggih.

Ke depannya, Galaxy AI yang baru akan mendukung banyak agen dalam satu gawai. Dengan penambahan dukungan multi-agen ini, pengalaman berpindah-pindah antar aplikasi AI disebut akan jauh lebih mulus.

Rencananya, Samsung akan menanamkan integrasi agen-agen AI langsung di tingkat sistem operasi (OS). Strategi ini membuat Samsung bisa terus mengikuti perkembangan dunia AI yang bergerak cepat. 

Baca juga: Apple Patenkan Casing Khusus: Antena Satelit untuk iPhone dan iPad

Integrasi ini juga memastikan agen baru bisa langsung menyatu dengan pengalaman khas Galaxy yang sudah dikenal pengguna.

Karena menyatu dengan sistem, pengguna bisa mengendalikan berbagai agen tanpa perlu bolak-balik membuka aplikasi atau mengulang perintah. Sistem juga akan memberikan konteks yang diperlukan agen untuk menciptakan interaksi yang lebih alami.

Agen AI pertama yang bergabung dalam ekosistem ini adalah Perplexity. Pengguna bisa memanggilnya dengan suara "Hey Plex" atau mengaturnya di tombol samping (power button). 

Fitur ini akan tersedia di perangkat Galaxy flagship terbaru. Jika melihat kebiasaan Samsung, kemungkinan besar seri Galaxy S26 yang akan segera rilis menjadi yang pertama merasakannya.

Plex tidak sekadar jadi asisten biasa. Agen ini akan tertanam dalam di aplikasi bawaan Samsung seperti Galeri, Catatan, Kalender, Jam, dan Pengingat. Ia juga bisa bekerja di sejumlah aplikasi pihak ketiga. Kelebihannya, Plex mampu menangani pekerjaan yang membutuhkan banyak langkah secara otomatis.

Dalam siaran persnya, Samsung menyebut akan mengumumkan detail lebih lanjut tentang perangkat yang didukung dan pengalaman lainnya. Publik berspekulasi bahwa pembaruan perangkat lunak One UI 8.5 nantinya akan membawa fitur ini ke model Galaxy S dan Z lawas.

Won-Joon Choi, President dan Head of R&D Office di Mobile eXperience Business Samsung Electronics, menegaskan komitmen perusahaan.

"Kami berkomitmen membangun ekosistem AI terintegrasi yang terbuka dan inklusif. Ini memberi pengguna lebih banyak pilihan, fleksibilitas, dan kendali untuk menyelesaikan tugas kompleks dengan cepat dan mudah," ujarnya.

Baca juga: Investasi Rp82 Triliun Masuk ke Batam: RI Gandeng AS Garap Industri Semikonduktor di Galang

Ia menambahkan, "Galaxy AI bertindak sebagai orkestrator yang menyatukan berbagai bentuk AI ke dalam satu pengalaman yang alami dan kohesif."

Sebagai informasi tambahan, Samsung baru saja meluncurkan Bixby versi terbaru untuk One UI 8.5 pekan ini. Bixby kini bisa mengubah pengaturan sistem berdasarkan perintah bahasa alami, tidak lagi kaku dengan perintah "nyalakan XYZ". Fitur ini juga dilengkapi pencarian web waktu nyata untuk memberikan jawaban terkini atas pertanyaan pengguna.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :