Kemarau Panjang, Warga Desa Musai di Lingga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Kemarau Panjang, Warga Desa Musai di Lingga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Warga Desa Musai di Lingga saat mengambil air bersih untuk kebutuhan. (Foto: istimewa untuk batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews – Panas berkepanjangan yang melanda Kabupaten Lingga sejak beberapa bulan terakhir mulai berdampak serius pada kebutuhan dasar masyarakat. Di Desa Musai, Kecamatan Lingga, warga kini harus berjuang ekstra untuk mendapatkan air bersih.

Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Musai, Muslim M, mengungkapkan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Persediaan air bersih di desa mereka semakin menipis, bahkan bak penampungan nyaris kosong.

"Kami sudah cukup lama juga kesulitan air bersih. Orang kampung saat ini ngambil air di sungai," kata dia kepada Batamnews, Kamis (12/2/2026).

Menurut Muslim, dam atau bak penampungan air yang ada di desa ukurannya kecil dan kini tak lagi mampu mencukupi kebutuhan warga. Akibatnya, masyarakat terpaksa memanfaatkan sumber air lain yang tersedia.

"Sungai yang di buat dam (bak penampungan) itu tidak besar. Sekarang kami memanfaatkan air yang ada di anak sungai yang dekat PLN itu. Disitu lah masyarakat kampung ambil air," jelas dia.

Kondisi ini membuat aktivitas warga semakin berat. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka harus bolak-balik mengambil air, bahkan hingga larut malam.

Muslim mengatakan, harapan warga sebenarnya sederhana. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah, khususnya bantuan distribusi air bersih selama musim kemarau.

"Harapan warga Musai ni tak banyak, kalau dapat di musim kemarau ini ada lah sikit bantuan dari BNPB untuk suplai air bersih. Apalagi kita ini mau menyambut bulan Ramadhan. Kasihan masyakat sampai tengah malam berangkut dengan air," harapnya.

Diketahui, persoalan kekurangan air bersih tak hanya dialami Desa Musai. Warga Kampung Senempek dan Kampung Centeng di Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, juga menghadapi situasi serupa akibat kemarau panjang yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :