Amsakar-Li Claudia Canangkan `Gema Batam Asri`, Gerakan Kolektif Ubah Wajah Kota Lebih Resik dan Berdaya Saing
Pemerintah Kota Batam mengajak seluruh elemen masyarakat turun tangan langsung lewat gerakan baru bernama Gerakan Masyarakat Batam Asri (Gema Batam Asri). (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews – Wajah Kota Batam kini sedang dipoles serius. Tak ingin hanya terlihat cantik di permukaan, Pemerintah Kota Batam mengajak seluruh elemen masyarakat turun tangan langsung lewat gerakan baru bernama Gerakan Masyarakat Batam Asri (Gema Batam Asri).
Peluncuran gerakan ini dipusatkan di K-Square Batam pada Rabu (11/2/2026). Tak main-main, semangat bersih-bersih ini langsung digaungkan serentak di 12 kecamatan.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Gema Batam Asri—yang merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah—hadir sebagai respon cepat atas arahan Presiden mengenai wajah kebersihan daerah.
"Batam telah melakukan sejumlah langkah penataan. Untuk memaksimalkan itu, kami bersama Forkopimda menggulirkan Gema Batam Asri. Fokusnya mulai dari pusat kota, kawasan pesisir, hingga area vital seperti Waduk Duriangkang untuk pembersihan enceng gondok," ujar Amsakar.
Hari itu juga, aksi nyata langsung digelar. Berbagai elemen mulai dari pegawai pemerintah, swasta, anak sekolah, hingga tokoh agama bahu-membahu membersihkan kawasan Pandanwangi dan titik-titik pantai.
Agar gerakan ini tak hanya hangat di awal alias "hangat-hangat tahi ayam", Amsakar tengah menyiapkan payung hukum yang tegas. Nantinya, jadwal rutin gotong royong di perkantoran, hotel, hingga pemukiman warga akan diatur lewat Surat Edaran (SE) atau Peraturan Wali Kota (Perwali).
Senada dengan Amsakar, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra berharap gerakan ini bisa menghidupkan kembali budaya gotong royong yang mulai pudar.
"Gerakan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga Batam. Jika dilakukan konsisten, ini akan membentuk karakter kota yang bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun investor," tegas Li Claudia.
Lewat Gema Batam Asri, pemerintah berharap kebersihan lingkungan bukan lagi sekadar kewajiban di atas kertas, melainkan menjadi gaya hidup baru warga Batam.
Komentar Via Facebook :