Apa Itu Salat Istisqa? Batam Rencanakan untuk Minta Hujan Hadapi Kemarau
Rapat Pemerintah Kota Batam dengan sejumlah FKPD bahas persiapan sambut ramadhan dan imlek.
Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat bersiap menggelar salat istisqa (salat minta hujan) jika kemarau panjang masih berlanjut dua pekan ke depan.
Persiapan ini merupakan respons atas cuaca panas ekstrem dan ancaman kekeringan yang mulai dirasakan warga.
Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan Batam mengalami kondisi atmosfer yang menghambat pertumbuhan awan hujan. Akibatnya, curah hujan sangat minim.
Baca juga: 6 Kios Terbakar di Batam, Kerugian Capai Rp 400 Juta, Diduga dari Bengkel Motor
Kondisi ini tidak hanya memicu suhu udara lebih panas, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran lahan dan ancaman berkurangnya pasokan air bersih.
Menanggapi hal ini, Ketua MUI Kota Batam KH Muhammad Rifai menegaskan rencana salat istisqa sebagai ikhtiar spiritual.
“Jika dalam minggu-minggu ini cuaca terus seperti ini, salah satu opsi yang akan kita lakukan adalah melaksanakan salat istisqa,” ujarnya pada Senin, 9 Februari 2026 kemarin, usai rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Keputusan final mengenai pelaksanaan akan diambil setelah pemantauan cuaca dan rapat koordinasi lebih lanjut dalam satu hingga dua pekan mendatang.
Dua skema pelaksanaan sedang dipertimbangkan: memusatkan salat di satu lokasi seperti Dataran Engku Putri, atau mengimbau masjid-masjid di seluruh kecamatan untuk melaksanakan secara serentak.
Baca juga: Gotong Royong 5.600 Orang Warna Pencanangan Gerakan Batam ASRI oleh Amsakar-Li Claudia
Sambil menunggu keputusan itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan air dan mewaspadai gangguan kesehatan akibat paparan cuaca panas yang berkepanjangan. Langkah antisipasi secara teknis dan spiritual terus digodok untuk menghadapi kemarau yang belum berakhir.

Komentar Via Facebook :