Nyaris 2 Hektare Lahan Dekat Pesantren Sungai Pinang Lingga Hangus, Petugas hingga Warga Berjibaku Lawan Api

Nyaris 2 Hektare Lahan Dekat Pesantren Sungai Pinang Lingga Hangus, Petugas hingga Warga Berjibaku Lawan Api

Damkar, BPBD, TNI, Polri saat melakukan pemadaman api di Sungai Pinang.

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews - Kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Lingga kembali diuji. Pada Sabtu (7/2/2026), si jago merah mengamuk dan melahap lahan di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur.

Lokasi kebakaran yang berada persis di depan kawasan pondok pesantren membuat penanganan menjadi prioritas utama agar api tidak merembet.

Merespons laporan cepat dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lingga, Danton Damkar Daik Lingga, M. Zainuddin, langsung tancap gas. Ia mengerahkan personel lengkap dengan peralatan pemadaman menuju titik api.

Namun, perjuangan memadamkan api kali ini tidak mudah. Di lapangan, petugas Satpol PP dan Damkar, BPBD, TNI, Polri, serta pemerintah desa dan masyarakat setempat harus 'keroyokan' melawan api yang terus membesar.

Tantangan terberat datang dari faktor alam. Tiupan angin yang kencang membuat api menjalar dengan liar. Kondisi ini diperparah dengan jenis vegetasi di lokasi yang didominasi rumput resam kering, yang dikenal sangat mudah terbakar.

Total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1,9 hektare. Beberapa titik api bahkan sempat sulit dijangkau karena keterbatasan panjang selang air.

Meski demikian, tim gabungan tak menyerah. Berbekal satu unit mesin pompa air (robin), tujuh gulung selang berdiameter 1,5 inci, serta dukungan satu unit mobil suplai air dari BPBD, mereka terus menyemprotkan air hingga ke titik bara terakhir.

Kerja keras dan gotong royong ini akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dijinakkan sepenuhnya dan situasi dipastikan aman.

Pasca kejadian ini, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga kembali mewanti-wanti masyarakat. Warga diimbau untuk ekstra waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, mengingat kondisi cuaca panas dan angin kencang yang masih berpotensi memicu kebakaran serupa.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :