Sambut Rentetan Hari Besar 2026, Batam Siapkan Sinergi Total dan Luncurkan Gema Batam ASRI
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. (Foto: dok.Diskominfo Batam)
Batam, Batamnews – Aula Engku Hamidah di Kantor Wali Kota Batam tampak sibuk pada Senin (9/2/2026). Hari itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, mengumpulkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Agendanya sangat krusial: mematangkan persiapan menyambut Tahun Baru Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri 2026.
Tak hanya membahas hari besar, pertemuan ini juga menjadi momentum pencanangan Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (Gema Batam ASRI) sebagai respons langsung atas arahan Presiden RI.
Dalam suasana rapat yang serius namun hangat, Amsakar menekankan bahwa rencana di atas kertas tidak akan berarti tanpa eksekusi yang kompak di lapangan.
“Momentum hari besar keagamaan selalu diiringi peningkatan aktivitas masyarakat. Karena itu, sinergi dan komunikasi antarlembaga harus semakin solid agar potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Amsakar membuka arahan.
Kesiapan Keamanan dan Transportasi
Merespons instruksi Wali Kota, Wakapolresta Barelang, AKBP Fadli Agus, langsung membeberkan peta pengamanan. Polisi akan fokus menjaga 46 vihara saat perayaan Imlek dan memantau 115 masjid selama bulan puasa hingga lebaran. Tidak hanya tempat ibadah, titik vital seperti Jembatan I Barelang, bandara, hingga pusat perbelanjaan akan dijaga ketat lewat pos-pos pelayanan yang disiapkan.
Mendengar paparan rinci tersebut, Amsakar menyambut positif. “Alhamdulillah, seluruh persiapan sudah dirancang dengan baik. Tinggal memastikan koordinasi di lapangan berjalan maksimal,” ujarnya.
Sektor transportasi juga tak luput dari sorotan. KSOP Batam memprediksi puncak arus mudik laut akan terjadi pada 18 Maret 2026. Sementara itu, Bandara Hang Nadim melaporkan lonjakan penumpang sebesar 15 persen dibanding tahun sebelumnya.
Menanggapi tingginya mobilitas warga ini, Amsakar memberikan peringatan keras agar keselamatan tidak dikorbankan.
“Lonjakan penumpang harus diimbangi dengan pengamanan yang maksimal. Keselamatan tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Waspada Cuaca dan Stok Pangan
Di tengah persiapan mudik, BMKG Hang Nadim mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang dan petir pada bulan Maret, serta ancaman kekeringan yang mulai mengintai. Hal ini menjadi catatan khusus bagi Wali Kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan.
Bergeser ke urusan dapur warga, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian membawa kabar melegakan. Stok beras dipastikan aman dengan cadangan lebih dari 10 ribu ton. Meski begitu, kenaikan harga cabai menjadi perhatian khusus. Bagi Amsakar, isu pangan ini sangat fundamental.
“Arahan Presiden jelas, bangsa ini harus membangun kemandirian pangan dan energi. Tanpa itu, tantangan global akan semakin berat,” ujarnya mengingatkan.
Luncurkan Gema Batam ASRI
Menutup rangkaian strategi tersebut, Pemko Batam memperkenalkan inisiatif baru bernama Gema Batam ASRI. Program yang akan mulai bergulir pada Rabu, 11 Februari 2026 ini, mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi untuk menciptakan Batam sebagai kota global yang aman, nyaman, dan bersih.
Rapat Forkopimda ini menjadi bukti komitmen kuat Pemerintah Kota Batam untuk tidak hanya menjaga stabilitas daerah selama musim perayaan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warganya secara berkelanjutan.

Komentar Via Facebook :