Waspada! Modus Penipuan Gas Elpiji 3 Kg di FB Marketplace: Pakai Faktur Pertamina Palsu, Desak Korban Transfer Duluan
Platform jual beli Facebook Marketplace kembali menjadi sarana empuk bagi pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan.
Batam, Batamnews – Platform jual beli Facebook Marketplace kembali menjadi sarana empuk bagi pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan. Kali ini, modus yang digunakan adalah penjualan tabung gas Elpiji 3 kg dengan harga murah yang disertai dengan pemalsuan dokumen faktur berlogo resmi guna meyakinkan korbannya.
Seorang warga bernama Agung, pemilik usaha Roti John Malaysia, membagikan pengalaman pahitnya saat hampir menjadi korban penipuan tersebut pada Rabu (4/2/2026).
Ia berharap cerita ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan harga murah di media sosial.
Kejadian bermula saat Agung mencari tabung gas Elpiji 3 kg di Facebook Marketplace. Ia menemukan penjual yang menawarkan tabung sekaligus isi dengan harga Rp150.000, angka yang tergolong murah dan menarik minat pembeli.
"Awalnya saya rencana beli dua tabung, tapi akhirnya saya putuskan beli satu saja dulu. Komunikasi berlanjut ke WhatsApp, saya kirim alamat dan titik lokasi (share lock)," ujar Agung kepada batamnews.co.id.
Kecurigaan mulai muncul saat penjual menyatakan akan segera mengantar barang, namun mendesak pembayaran dilakukan di awal melalui transfer bank. Untuk meyakinkan Agung, pelaku mengirimkan foto faktur atau nota yang dilengkapi dengan logo Pertamina, seolah-olah transaksi tersebut resmi dan terdata.
Agung yang sudah waspada menolak permintaan tersebut dan bersikeras untuk membayar di tempat (Cash on Delivery) setelah barang sampai di rumah. Namun, desakan pelaku justru berubah menjadi intimidasi.
"Saya bilang antar ke rumah dulu baru saya transfer. Nah, di situlah dia tetap ngotot suruh transfer dulu. Begitu saya tolak dengan tegas, dia malah marah dan nomor saya langsung diblokir," jelasnya.
Menurut Agung, fenomena penipuan ini tidak hanya menyasar pembeli gas elpiji, tetapi juga merambah ke jual beli motor bekas dengan skema serupa: harga tidak masuk akal dan permintaan uang muka atau transfer di awal.
Berdasarkan pengalaman tersebut, terdapat beberapa ciri yang patut diwaspadai masyarakat saat bertransaksi di Facebook Marketplace:
-
Harga di Bawah Pasar: Menawarkan harga jauh lebih murah (misal: gas elpiji 3 kg lengkap di bawah Rp150.000).
-
Identitas Palsu: Menggunakan atribut atau logo instansi resmi (seperti Pertamina) pada nota atau faktur palsu.
-
Memaksa Transfer: Pelaku selalu mencari alasan agar pembeli mengirimkan uang sebelum barang dilihat atau diterima.
-
Reaksi Agresif: Penjual akan marah atau langsung memutus komunikasi (blokir) jika pembeli meminta skema COD.
"Saya sekadar berbagi pengalaman supaya orang lebih hati-hati. Kasihan kalau ada yang tertipu, apalagi yang uangnya pas-pasan. Intinya, kalau disuruh transfer duluan sebelum barang sampai, hampir pasti itu penipu," tutup Agung.

Komentar Via Facebook :