Dukung Pemberdayaan, BAZNAS dan Kejari Batam Gelar Sinergi Program di HUT ke-25

Dukung Pemberdayaan, BAZNAS dan Kejari Batam Gelar Sinergi Program di HUT ke-25

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara Sinergi Program BAZNAS Kota Batam bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri acara Sinergi Program BAZNAS Kota Batam bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, dalam rangka memperingati HUT ke-25 Badan Amil Zakat Nasional. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kejari Batam, Senin, 26 Januari 2026, tersebut juga diisi penyerahan bantuan simbolis kepada sejumlah panti asuhan.

Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menilai sinergi antara BAZNAS dan Kejaksaan merupakan bentuk nyata keberpihakan negara kepada masyarakat kurang mampu. Program seperti Jaksa Sahabat Guru, Jaksa Sahabat Panti, dan Jaksa Sahabat UMKM disebutnya sebagai contoh inovasi yang tepat sasaran.

Baca juga: Viral Dugaan Pungutan di TPU Batam, Pemko Tegaskan Biaya Gali Tutup Makam Gratis

Amsakar kemudian memaparkan arah pembangunan Kota Batam yang kini berfokus pada tiga hal: menghadirkan program baru, meningkatkan kualitas program yang ada, dan memperkuat pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintahan akan berjalan di rel yang benar jika kita mampu meningkatkan kapasitas masyarakat. Saat ini kami sedang melakukan transformasi besar, dari yang sebelumnya berfokus pada pembangunan infrastruktur mainland, kini bergeser ke arah pemberdayaan masyarakat secara langsung,” ujar Amsakar.

Ia merinci sejumlah capaian program pemberdayaan dalam sebelas bulan kepemimpinannya, antara lain layanan berobat gratis, seragam sekolah gratis, KUR bunga nol persen hingga Rp20 juta, serta beasiswa bagi anak berprestasi di perguruan tinggi negeri dan pelajar di wilayah hinterland.

Wali Kota juga menyampaikan prestasi ekonomi Batam. Realisasi investasi hingga kuartal III 2025 telah melampaui target tahunan Rp60 triliun, menjadi Rp60,89 triliun. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 7 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam tercatat 83,8, tertinggi di Provinsi Kepri.

“IPM menjadi indikator keberhasilan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,” jelasnya.

Meski mencatat kemajuan, Amsakar menegaskan pemerintah tetap fokus menuntaskan persoalan mendasar yang dihadapi warga. Ia secara khusus menyoroti isu pengelolaan sampah, penanganan banjir, dan distribusi air bersih.

Baca juga: Pembangunan Bulang Dipercepat, Wako Amsakar Soroti Pendidikan dan Jembatan Antarpulau

“Saya tidak menutup mata. Sampah, banjir, dan air bersih menjadi perhatian serius kami. Target kami, pada Juni atau Juli mendatang, persoalan-persoalan ini sudah mulai terurai. Saat ini kami terus memperkuat dukungan, termasuk menambah armada ke wilayah terdampak,” tegasnya.

Mengakhiri sambutan, Amsakar berpesan kepada pengelola BAZNAS agar menjaga amanah dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola dana zakat.

“Kelola dana umat ini dengan sebaik-baiknya untuk memberdayakan masyarakat. Tanggung jawab ini tidak hanya berhenti di dunia, tetapi juga akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Mari bangun narasi yang konstruktif dan kolaboratif demi kemajuan Batam,” pungkas Wali Kota.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :