Diduga Tipu Tiket Konser dan Perjalanan, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi
Seorang pria berinisial A, yang dikenal melalui akun media sosial @arxyad911.
Bali, Batamnews – Kasus dugaan penipuan penjualan tiket konser dan perjalanan kembali mencuat. Seorang pria berinisial A, yang dikenal melalui akun media sosial @arxyad911, dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan dan pemalsuan tiket yang merugikan korban hingga puluhan juta rupiah.
Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Polda Bali dengan nomor STPL/21/I/2026/SPKT/POLDA BALI, tertanggal 4 Januari 2026. Pelapor berinisial ADG, warga Jakarta, melaporkan dugaan penipuan online yang terjadi sejak November 2025.
Dalam laporan polisi dijelaskan, terlapor diduga menawarkan jasa penjualan tiket pesawat, hotel, hingga tiket konser dengan iming-iming harga diskon hingga 50 persen dari harga e-commerce. Korban kemudian mempromosikan penawaran tersebut kepada sejumlah klien.
Baca juga: Pelaku Pengeroyokan Jukir di Pasir Putih Batam Ditangkap, 8 Orang Masih Diburu Polisi
“Setelah transaksi berjalan, korban dan para klien menerima e-voucher dan tiket yang diduga palsu, sehingga tidak bisa melakukan check-in hotel maupun keberangkatan di bandara,” demikian tertulis dalam uraian laporan polisi.
Akibat kejadian tersebut, pelapor mengaku mengalami kerugian materi sekitar Rp35 juta. Upaya permintaan pengembalian dana (refund) disebut telah dilakukan, namun hingga laporan dibuat, tidak ada itikad baik dari pihak terlapor.
Kasus ini juga ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut terlapor diduga terlibat dalam penipuan tiket konser, bahkan menyertakan bukti percakapan digital terkait janji refund yang tidak kunjung direalisasikan. Beberapa unggahan juga menyebut terlapor sempat dicari oleh korban.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih mendalami laporan tersebut. Belum ada keterangan resmi dari terlapor terkait tudingan yang dialamatkan kepadanya. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi.
Baca juga: Warga Singapura Kehilangan Dompet Rp3,2 Juta di Pasar Batam, Kartu IC Raib
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi tiket dan perjalanan secara online, terutama yang ditawarkan melalui media sosial dengan harga jauh di bawah pasaran.
Komentar Via Facebook :