Polisi Buru Orang Tua Bayi Perempuan yang Ditemukan Tewas di Pantai Tanjung Uma Batam
Polsek Lubuk Baja, Kota Batam. (Foto: Batamnews)
Batam, Batamnews - Polisi memburu orang tua bayi berjenis kelamin perempuan yang terbungkus kain batik warna coklat terapung tak bernyawa di Perairan Pantai Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (22/1/2026) malam. Pemburuan ini dilakukan dalam rangkaian penyelidikan secara intensif oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan rangkaian penyelidikan kepolisian guna mengungkap kedua orang tua bayi yang ditemukan meninggal dunia di pinggir Pantai Tanjung Uma.
“Saat ini masih proses penyelidikan guna untuk mengetahui kedua orang tua bayi tersebut,” ujar Iptu Noval, Jumat (23/1/2026) dini hari.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayai penanganan perkara ini kepada pihak Kepolisian, agar perisitwa ini terungkap secara terang benderang.
“Kami memohon doa dan dukungan dari masyarakat, agar peristiwa ini segera terungkap,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, warga Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam, digegerkan dengan adanya penemuan jasad bayi perempuan di pinggir Pantai Tanjung Uma, Kamis (22/1/2026) malam.
Menurut keterangan saksi RI mengatakan, awal penemuan jasad bayi tersebut saat bayi itu mengapung di perairan Pantai Tanjung Uma, dan terlihat orang yang sedang memancing disekitaran pantai.
“Pertama lihat bayi itu ngapung orang lagi mancing, pas saya lihat benar bayi itu sudah pucat tak bergerak, dan saya coba tarik kainnya untuk dibawa ke tepi pantai agar tidak terendam air,” ujarnya kepada batamnews.co.id Kamis (22/1/2026) malam.
Ia mengatakan, pada saat dirinya mengevakuasi jasad bayi itu dari air laut, kain sudah terbentang, dan jasad bayi itu tampak masih segar namun sudah tidak bergerak.
“Kayaknya belum lama dibuangnya bayi itu, karena masih segar dan tali pusarnya masih menyatu dengan tubuh bayi itu,” ungkap RI.
Ia menambahkan, untuk jenis kelamin bayi belum diketahui karena dirinya tidak berani menyentuh jasad bayi tersebut.
“Untuk jenis kelamin bayi tidak tahu, karena saya tidak berani memegang jasad bayinya, saya tunggu pihak kepolisian,” ujarnya.
Informasi dari video yang diperoleh batamnews.co.id, bahwa jasad bayi itu terbungkus kaku dan pucat dengan sehelai kain batik warna coklat.
“Telah ditemukan bayi meninggal dunia di Pantai Tanjung Uma,” ujar seorang saksi.
Sementara, pihak Kepolisian sudah menerima laporan penemuan jasad bayi tersebut dan saat ini telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) guna penyelidikan lebih lanjut.

Komentar Via Facebook :