Uang Dalam Karung Rp2,6 Miliar Bukti Pungli Bupati Pati, 4 Tersangka Dijerat KPK
Bupati Pati, Jawa Tengah, H. Sudewo saat konferensi pers di KPK.
Jakarta, Batamnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai Rp2,6 miliar yang diduga kuat merupakan hasil pemerasan dari Bupati Pati, Jawa Tengah, H. Sudewo. Uang yang jumlahnya fantastis itu ditemukan dalam kondisi disimpan secara sederhana di dalam karung.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa karung dan plastik berisi uang tersebut merupakan bagian dari alat bukti dalam pengungkapan kasus yang menjerat Sudewo.
"Betul itu barang bukti kasus Pati semua ya. Diamankan dari penguasaan JAN, JION, YON, dan SDW," kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 22 Januari 2026.
Baca juga: Bupati yang Viral Didemo karena Naikan Pajak, Sudewo, Ditangkap KPK di Pati
Asep Guntur Rahayu, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, sebelumnya menjelaskan kronologi pengumpulan uang tersebut. Menurutnya, uang itu dikumpulkan dari sejumlah pihak sebelum akhirnya disimpan begitu saja di karung.
"Jadi uang ini kan dikumpulin dari beberapa orang. Dimasukin karung. Tadi kan ada karung warna hijau. Masukin karung dibawa gitu. Kayak bawa beras gitu," ujar Asep.
Kasus ini bermula dari dugaan korupsi berupa pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemkab Pati. Sudewo telah ditetapkan sebagai tersangka.
KPK juga menetapkan tiga orang lainnya, yaitu tiga kepala desa, sebagai tersangka yang diduga berperan sebagai pengepul uang hasil pemerasan. Ketiganya adalah Abdul Suyono (Kades Karangrowo), Sumarjiono (Kades Arumanis), dan Karjan (Kades Sukorukun).
Dalam praktiknya, Sudewo diduga mematok tarif antara Rp125 juta hingga Rp150 juta bagi calon perangkat desa. Tarif itu kemudian dinaikkan oleh para bawahannya menjadi Rp165 juta hingga Rp225 juta.
Asep juga mengungkapkan detil fisik uang yang diamankan. "Uangnya itu kan tadi kelihatan ada yang Rp10 ribuanan. Ada yang berapa pecahan-pecahan gitu," katanya.
Baca juga: Keluarga Bantah Arisan Online "Royal" Tipu Rp2 Miliar, Sebut Penyebabnya Anggota Kabur Bawa Uang
Salah satu karung berwarna hijau yang menjadi tempat penyimpanan uang itu pun diperlihatkan ke publik.
"Sebetulnya kalau mau diaslinya itu ya dari karung itu, itu dibawa karung gitu dan tidak ada iketannya. Ada yang pakai karet," ucap Asep.
Pengamanan uang senilai miliaran rupiah dalam wadah seadanya seperti karung ini menyiratkan praktik pengumpulan dan penyimpanan yang terburu-buru dan tidak lazim, menguatkan dugaan bahwa uang tersebut berasal dari transaksi yang tidak sah.

Komentar Via Facebook :