Kebakaran Hebat di Samping Masjid Sultan Mahmud Batam, 4 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat di Samping Masjid Sultan Mahmud Batam, 4 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran yang melanda di wilayah Tanjunguncang Batuaji, Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel di kawasan Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Sabtu, 10 Januari 2026 petang. Kobaran api yang membesar disertai kepulan asap hitam pekat sempat membuat khawatir warga sekitar, mengingat lokasi kejadian berdekatan dengan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah dan sebuah SPBU.

Direktorat Samapta Polda Kepulauan Riau turun tangan membantu proses pemadaman. Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol. Joko Adi Nugroho, menyatakan inisiatif pengerahan satu unit kendaraan taktis (rantis) Karhutla yang membawa 2.000 liter air dan tujuh personel Pamat untuk mendukung tim Dinas Kebakaran Kota Batam.

"Kami inisiatif mengerahkan kendaraan taktis Karhutla untuk membantu proses pemadaman," ujar Joko.

Baca juga: Insiden Power Bank Terbakar di Pesawat, 8 Penumpang dan Kru T'way Air Dirawat

Kebakaran yang dilaporkan mulai sekitar pukul 17.30 WIB itu melibatkan empat unit mobil pemadam dari dinas terkait. Objek yang terbakar adalah sebuah bengkel yang diketahui menyimpan ribuan ban bekas berbagai jenis kendaraan, sehingga api mudah menjalar dan sulit dipadamkan.

Setelah proses intensif, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 20.40 WIB. Proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Insiden ini menyebabkan kemacetan parah di ruas jalan utama Tanjung Uncang, baik dari arah Barelang menuju Batu Aji maupun sebaliknya. Kondisi lalu lintas yang padat akibat jam pulang kerja diperburuk oleh warga yang berhenti menyaksikan kebakaran.

"Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan. Informasi awal tidak ada korban, tapi masih dipastikan lagi termasuk penyebab kebakaran dan kerugiannya. Saat ini anggota masih bertugas di lapangan," jelas Joko.

Kombes Pol. Joko juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim kemarau dengan angin barat seperti saat ini. Dia meminta publik tidak membakar sampah sembarangan untuk mencegah kejadian serupa.

Baca juga: Janji Sidak Amsakar Tak Ditepati, Reklamasi Batam di Tanjung Tritip Meluas 31 Hektare

Video kebakaran dengan visual api dan asap yang besar telah viral di media sosial, menunjukkan besarnya kobaran api yang sempat membayangi kawasan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, penyebab dan total kerugian material masih dalam proses pendataan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :