Insiden Power Bank Terbakar di Pesawat, 8 Penumpang dan Kru T'way Air Dirawat
Pesawat T Way Air perjalanan dari China ke Korea Selatan.
Batam, Batamnews - Sebuah power bank portabel dilaporkan terbakar di dalam pesawat T’way Air yang sedang dalam perjalanan dari China ke Korea Selatan, Sabtu, 10 Januari 2026 dini hari. Kejadian ini mengakibatkan delapan orang dilarikan ke rumah sakit akibat menghirup asap.
Menurut laporan, insiden terjadi pada penerbangan TW634 rute Sanya, Provinsi Hainan, menuju Cheongju. Pesawat yang mengangkut 32 penumpang dan 6 awak kabin itu lepas landas sekitar pukul 02.10 pagi.
Di tengah penerbangan, asap tiba-tiba mengepul dari tas jinjing milik seorang penumpang yang duduk di bagian depan kabin. Awak kabin langsung bertindak dengan mengambil perangkat yang terbakar tersebut dan menjalankan protokol darurat dengan merendamnya ke dalam air.
Baca juga: Pasca Penangkapan Spektakuler AS, Maduro Diadili di New York; PBB Gelar Rapat Darurat
Pesawat kemudian mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Cheongju pukul 06.37, sekitar 40 menit lebih cepat dari jadwal.
Setelah mendarat, delapan orang yang terdampak asap, terdiri dari lima penumpang dan tiga pramugari yang pertama merespons kejadian, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Seluruh penumpang dilaporkan telah diperbolehkan pulang.
Kementerian Tanah, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatakan menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden ini.
Pemeriksaan akan mencakup verifikasi kapasitas power bank dan kepatuhannya terhadap peraturan barang bawaan.
Baca juga: Krisis Venezuela: AS Gulingkan Maduro, Kuasai Negara Sementara untuk "Transisi"
Sebagai informasi, aturan terbaru maskapai yang berlaku mulai 1 Maret 2025 melarang power bank berkapasitas di atas 160 Wh dibawa ke dalam kabin. Penumpang juga dilarang menaruh perangkat ini di kompartemen atas kabin.

Komentar Via Facebook :