Susun RKPD 2027, DPRD Batam Dapat Sosialisasi Pengusulan Pokir
Sejumlah anggota DPRD Kota Batam mengikuti rapat sosialisasi Kamus Usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batam Tahun Anggaran 2027. (Foto: dok.DPRD Batam)
Batam, Batamnews — Sejumlah anggota DPRD Kota Batam mengikuti rapat sosialisasi Kamus Usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batam Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam dan dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batam.
Rapat sosialisasi tersebut dipimpin oleh anggota Komisi I DPRD Batam, Muhammad Fadhli SE, didampingi Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk ST. Dalam pertemuan ini, peserta mendapatkan pemaparan terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pengusulan pokir oleh anggota DPRD.
Penggunaan sistem informasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, akurasi, serta keterpaduan dalam perencanaan pembangunan daerah. Pokir DPRD sendiri merupakan himpunan aspirasi, usulan, dan permasalahan masyarakat yang diserap anggota dewan melalui kegiatan reses maupun kunjungan kerja di daerah pemilihan masing-masing.
Pokir menjadi salah satu bahan penting dalam penyusunan RKPD dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), agar program pembangunan yang direncanakan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.
Muhammad Fadhli SE menyampaikan bahwa penerapan sistem informasi dalam pengusulan pokir saat ini masih dalam tahap sosialisasi. Meski demikian, ia menilai langkah tersebut sebagai terobosan positif dalam mendukung kinerja anggota DPRD.
“Pemanfaatan sistem informasi ini masih dalam tahap sosialisasi. Tentu ini akan kita pelajari bersama bagaimana ke depan bisa semakin efektif,” ujar Fadhli.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota DPRD Kota Batam dapat memahami mekanisme serta manfaat penggunaan sistem informasi dalam pengusulan pokir. Dengan demikian, proses perencanaan pembangunan daerah ke depan dapat berjalan lebih transparan, terintegrasi, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

Komentar Via Facebook :