Dorong Kolaborasi Kampus dan Industri Berbasis AI, NVIDIA Hadir di Batam dengan GeForce RTX 50 Series
NVIDIA menggelar agenda bertajuk GeForce Press Briefing NVIDIA GeForce RTX 50 Series & Holiday Campaign yang bertempat di Hall/Auditorium Politeknik Negeri Batam (Polibatam), Jumat (9/1/2026).
Batam, Batamnews – Dalam upaya nyata mempercepat pengembangan talenta digital di Indonesia, raksasa teknologi NVIDIA resmi menyambangi Kota Batam. NVIDIA menggelar agenda bertajuk GeForce Press Briefing NVIDIA GeForce RTX 50 Series & Holiday Campaign yang bertempat di Hall/Auditorium Politeknik Negeri Batam (Polibatam), Jumat (9/1/2026).
Acara yang dirangkaikan dengan workshop mahasiswa ini menjadi panggung kolaborasi strategis antara industri teknologi global dan dunia pendidikan tinggi. Fokus utama diskusi ini adalah membedah peran vital kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), komputasi tinggi, dan grafis mutakhir dalam mencetak kompetensi talenta digital masa depan.
Hadir sebagai pembicara utama, Country Consumer Business Lead Indonesia NVIDIA, Adrian Lesmono; Head Informatics Engineering Departement Polibatam, Ahmad Hamim Thohari, serta Secretary of the Department of Informatics Engineering Polibatam sekaligus AI Enthusiast, Miratul Khusna Mufida.
Sinergi Industri dan Akademisi di Era AI
Country Consumer Business Lead Indonesia NVIDIA, Adrian Lesmono, menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menciptakan SDM unggul di bidang teknologi digital lanjutan.
"NVIDIA mendorong sinergi yang lebih erat antara industri dan perguruan tinggi. Melalui ekosistem GeForce RTX 50 Series, kami memperkenalkan bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan secara praktis untuk mempercepat riset dan inovasi di lingkungan kampus," ujar Adrian.
Ia menambahkan bahwa teknologi NVIDIA bukan sekadar alat hitung, melainkan enabler bagi lahirnya generasi inovator yang mampu menghasilkan solusi terapan sesuai kebutuhan ekonomi digital. Dalam kunjungannya, Adrian juga meninjau berbagai stan perangkat yang memamerkan kecanggihan fitur AI pada laptop dan PC terbaru.
Literasi AI: Pendamping, Bukan Ancaman
Senada dengan hal tersebut, Miratul Khusna Mufida Perwakilan Dari Politeknik Batam menekankan pentingnya literasi AI bagi mahasiswa. Menurutnya, AI harus dipandang sebagai "asisten" yang mempermudah tugas-tugas akademis yang bersifat repetitif, sehingga mahasiswa bisa lebih fokus pada kreativitas.
"AI bisa menjadi pendamping yang memudahkan pekerjaan jika digunakan sebagaimana mestinya. Ini bukan ancaman, melainkan alat untuk meningkatkan kualitas diri," ungkap Miratul.
Ia menganalogikan penggunaan AI seperti sistem navigasi (GPS).
"GPS membantu kita sampai tujuan lebih cepat dan menghindari kemacetan, tetapi manusialah yang tetap memegang kendali kemudi dan menentukan arah akhir perjalanan," tambahnya.
Spesifikasi "Dewa": GeForce RTX 50 Series dan Project Digits
Dalam kesempatan ini, teknologi terbaru NVIDIA yang sebelumnya diperkenalkan oleh CEO Jensen Huang turut menjadi sorotan utama:
• Project Digits: Komputer AI entry-level seharga 3.000 dolar AS (sekitar Rp48,5 juta). Ditenagai chip GB10 Grace Blackwell dan memori 128 GB, perangkat ini mampu menangani model AI hingga 200 miliar parameter, menjadi solusi infrastruktur AI bagi para pengembang.
• GeForce RTX 50 Series: Lini GPU terbaru dengan arsitektur Blackwell. Varian tertinggi, RTX 5090, diklaim 2 kali lebih cepat dibanding pendahulunya (RTX 4090). Dilengkapi 32 GB memori GDDR7 dan teknologi DLSS 4 Multi Frame Generation, GPU ini mampu melipatgandakan frame rate hingga 8 kali lipat melalui proses neural rendering.
• Performa Gaming & Kreatif: Pengguna kini dapat menikmati game berat seperti Cyberpunk 2077 pada resolusi 4K 240Hz dengan ray tracing aktif. Untuk kreator, fitur FP4 pada RTX 5090 memungkinkan pemrosesan gambar AI generatif 2 kali lebih cepat namun lebih hemat memori.

Komentar Via Facebook :