Dana Tabungan BRK Syariah Tumbuh 7 Persen, Tembus Rp8,68 Triliun di 2025

Dana Tabungan BRK Syariah Tumbuh 7 Persen, Tembus Rp8,68 Triliun di 2025

PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja positif. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Pekanbaru, Batamnews — PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja positif. Dana tabungan BRK Syariah tercatat tumbuh 7 persen, dari Rp8,11 triliun pada 2024 menjadi Rp8,68 triliun sepanjang 2025. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang dikelola secara aman, modern, dan berkelanjutan.

Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah, Edi Wardana, mengatakan pertumbuhan dana tabungan tersebut didorong oleh inovasi produk yang berkelanjutan serta kepercayaan nasabah yang terus menguat.

“Pertumbuhan dana tabungan ini tidak lepas dari berbagai inovasi produk tabungan yang kami kembangkan, sehingga BRK Syariah menjadi pilihan utama masyarakat dalam menyimpan dana dan memanfaatkan layanan keuangan lainnya. Kepercayaan nasabah yang semakin kuat menjadi fondasi utama capaian ini,” ujar Edi, Selasa (6/1/2026).

Sepanjang 2024–2025, Divisi Dana dan Digital Banking menjalankan sejumlah strategi penguatan dana, antara lain melalui kerja sama dan promosi dengan merchant yang berafiliasi dengan BRK Syariah, serta penambahan fitur dan pembaruan layanan digital pada berbagai kanal seperti BRKS Mobile, Cash Management System (CMS), dan layanan digital lainnya.

Menurut Edi, digitalisasi berperan besar dalam mendorong pertumbuhan dana tabungan sekaligus meningkatkan aktivitas transaksi nasabah. “Di era digital, kontribusi layanan digital banking sangat signifikan. Frekuensi transaksi online meningkat, jangkauan layanan makin luas tanpa batasan waktu dan tempat, dan ini berdampak langsung pada stabilitas serta keaktifan dana tabungan,” jelasnya.

Pertumbuhan dana tabungan juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap konsistensi penerapan prinsip syariah. Kepercayaan tersebut dibangun melalui produk dan layanan yang mudah diakses, transparan, serta dikelola sesuai prinsip syariah pada setiap aktivitas perbankan.

Dari sisi segmen, nasabah ritel seperti pengusaha, aparatur sipil negara (ASN), dan pelaku UMKM menjadi kontributor terbesar pertumbuhan dana tabungan, disusul nasabah korporasi. Secara wilayah, seluruh kantor cabang BRK Syariah menunjukkan pertumbuhan yang relatif merata sepanjang 2025.

Di tengah persaingan industri perbankan dan pesatnya perkembangan digital banking serta fintech, BRK Syariah masih menghadapi tantangan edukasi nilai tambah perbankan syariah yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Untuk menjaga tren pertumbuhan tetap positif pada 2026, BRK Syariah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya perluasan ekosistem digital syariah, penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi, serta perancangan program-program menarik seperti royalty poin, undian Tabungan BRK Syariah Bedelau, program hadiah langsung, dan lainnya. Penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah ke seluruh wilayah juga menjadi fokus utama.

“BRK Syariah berkomitmen mengelola dana tabungan secara aman, profesional, dan sesuai prinsip syariah, dengan layanan yang modern dan transparan. Kami akan terus hadir sebagai mitra keuangan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tutup Edi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :