Batam Prioritaskan Penguatan SDM dan Penanganan Sampah-Banjir di RKPD 2027
Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat memberikan arahan kepada sejumlah pegawai Pemko Batam untuk RPJMD 2027.
Batam, Batamnews – Pemerintah Kota Batam menetapkan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta penuntasan masalah sampah dan banjir sebagai prioritas utama dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam Forum Konsultasi Publik yang dibuka hari ini di Kantor Wali Kota.
Bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Amsakar menyatakan bahwa penanganan sampah dan pengendalian banjir harus menjadi perhatian serius seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Baca juga: Sengketa Proyek KEK Nongsa Memanas, Amsakar Achmad Siap Fasilitas PT. JAJ dan CCYRI
“Kedua persoalan ini bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Amsakar dengan tegas menyampaikan bahwa persoalan dasar ini tidak boleh diabaikan. “Lima belas program prioritas boleh saja berjalan baik. Namun, jika persoalan sampah dan banjir belum tuntas, maka manfaat pembangunan lainnya tidak akan dirasakan maksimal oleh masyarakat. Saya minta perhatian penuh, jiwa dan raga, untuk menyelesaikan ini,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan Amsakar dan Li Claudia, Pemko Batam mengaku sedang melakukan transformasi paradigma pembangunan. Fokus tidak lagi hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pemberdayaan manusia.
Capaiannya antara lain penurunan angka kemiskinan dari 4,85% (2024) menjadi 3,81% (2025), serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus naik ke angka 83,80.
“Membangun bukan hanya soal fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Kami berkomitmen meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, serta bantuan sosial, termasuk bagi lansia dan warga hinterland,” jelas Amsakar.
Dalam perencanaan, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi data antara Pemko Batam dan BP Batam untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 7%. Ia menekankan integritas dan kedisiplinan aparatur, serta meminta para pimpinan OPD untuk lebih terbuka terhadap masukan masyarakat.
Sebagai jembatan menuju RKPD 2027, Pemko Batam telah menyiapkan 15 proyek strategis untuk tahun 2026. Proyek tersebut meliputi pembangunan sekolah baru di Botania dan Batam, drainase di GMP Piayu, rumah pompa banjir, pengadaan armada persampahan, revitalisasi Gedung Beringin, pembangunan jalan lingkar utara, hingga penguatan infrastruktur dasar di wilayah hinterland.
Baca juga: Muhtadi Bantah Terbang 52 Kali, Klarifikasi: Cuma 14 Kali dan Biaya Pribadi untuk Keluarga
Forum konsultasi publik ini ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk DPRD Kota Batam, perwakilan Bappenas, Bank Indonesia, BPS, akademisi, dan tokoh masyarakat.
“Mari kita satukan hati agar Batam ke depan semakin maju, dan pembangunan yang kita lakukan benar-benar inklusif serta berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutup Amsakar menegaskan komitmennya.

Komentar Via Facebook :